TERLEPAS DARI KATA NEGATIF, GAME ONLINE JUGA DAPAT MENJADI SUMBER PENGHASILAN

Posted on

Abdul Furqon Luthfi Ali

Universitas Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI, Depok

E-mail : [email protected]

Abstrak

 

Dampak dari pandemi COVID-19 mengharuskan setiap orang untuk bekerja dari rumah ( Work From Home ), Anak-anak yang masih menduduki bangku sekolah terpaksa harus mengikuti pembelajaran dengan cara Online atau Daring Sehingga membuat orang-orang merasa bosan dan mencari aktivitas untuk mengisi waktu luang. Contoh kecilnya adalah bermain Game Online untuk mengisi waktu luang dibanding keluar bersama teman karena alasan Protocol Kesehatan. Game online adalah permainan video yang dimainkan selama beberapa bentuk jaringan, menggunakan komputer pribadi, Smartphone atau konsol video game. Jaringan ini biasanya internet atau teknologi setara. Game Online merupakan cara gaya hidup baru bagi beberapa orang disetiap kalangan anak muda ataupun pelajar bahkan orang dewasa. Pada dasarnya video game dibuat untuk hiburan semata. Kemajuan teknologi yang sangat cepat sedikit banyak membuat sebuah video game semakin mendekati kenyataan. Hal tersebut yang membuat banyaknya orang menggandrungi permainan ini, bahkan beberapa diantaranya kecanduan. Namun seperti yang kita ketahui bahwa segala sesuatu itu mempunyai sisi negatif dan positifnya, di balik sisi negatif dari game online terdapat sisi positif yang sangat menguntungkan, diantaranya dapat mengurangi stress yang diakibatkan dari pembatasan sosial atau Sosial Distancing Ketika pandemi, meningkatkan kemampuan berbahasa inggris karna banyak game-game online yang berbahasa inggris, dan terlebih lagi seseorang dapat menghasilkan uang hingga ratusan ribu bahkan puluhan jutaOleh karena itu jangan hanya bermain game online saja tanpa menekuni atau menggeluti bidang tersebut, hanya setengah-setengah dan hanya menghabiskan waktu,tenaga,uang. padahal banyak para Gamers-gamers yang serius dan dapat memiliki kehidupan yang layak Ketika mereka fokus pada bidang tersebut

 

A. Pendahuluan

Beberapa waktu lalu terdapat nama baru yang menimbulkan ketakutan diseluruh dunia itu adalah penyakit Coronavirus (COVID-19). Wabah COVID-19 dipicu pada Desember 2019 di kota Wuhan, yang berada di provinsi Hubei, Cina. Virus ini terus menyebar ke seluruh dunia hingga sampai ke Indonesia. Perusahaan di seluruh dunia, terlepas dari ukurannya, yang bergantung pada input dari China telah mulai mengalami kontraksi dalam produksi. Transportasi menjadi terbatas dan bahkan dibatasi di antara negara-negara telah semakin memperlambat kegiatan ekonomi global.Di Indonesia banyak perusahaan dan pabrik yang bahan baku dan produknya bergantung pada China ikut terkena dampaknya. Pilihan merumahkan dan melakukan PHK pada karyawan pun terpaksa dilakukan perusahaan skala kecil maupun besar. Hal ini menimbulkan peningkatan angka pengangguran yang cukup signifikan. Data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2019, tingkat pengangguran terbuka mencapai 7,05 juta orang atau 5,28 % dari jumlah angkatan kerja. Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memperkirakan jumlah pengangguran terbuka pada kuartal kedua 2020 akan bertambah 4,25 juta orangAngka tersebut merupakan proyeksi yang dibuat CORE berdasarkan skenario ringan dampak pandemi corona. Sementara pada skenario sedang akan terdapat tambahan 6,68 juta orang yang menganggur, sedangkan pada skenario berat sebanyak 9,35 juta orang. (Ainul Mardiyah, Rahma dan Nurati, Nunung 2020)

Karena COVID-19 terus menyebar, ini mengharuskan setiap orang untuk bekerja dari rumah ( Work From Home ), Anak-anak yang masih menduduki bangku sekolah terpaksa harus mengikuti pembelajaran dengan cara Online atau Daring, tentu saja dengan kondisi seperti ini maka diperlukan alat-alat atau perlenkapan yang menunjang untuk melakukan pembelajaran online, sehingga orang-orang banyak berselancar di dunia maya dan media sosial via Smartphone. hal ini biasanya orang-orang melakukan aktivitas dan  bermain di luar karena pandemi ini mereka diharuskan untuk tetap berada dirumah untuk menghindari menyebaran COVID-19 ini.Sehingga membuat orang-orang merasa bosan dan mencari aktivitas yang dapat dilakukan di rumah. Contoh kecilnya adalah bermain Game Online untuk mengisi waktu luang dibanding keluar bersama teman karena alasan Protocol Kesehatan.

Bermain Game Online merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menghibur diri sendiri serta orang lain. Di masa pandemi ini, game online menjadi salah satu mata pencaharian baru ( Pro Gamer atau Live Streamer ), hingga sebagai ajang perlombaan atau yang biasa dikenal dengan E-Sport, akhirnya penulis menitikberatkan Karya Ilmiah ini pada judul: “Terlepas Dari Kata Negatif, Game Online Juga Dapat Menjadi Sumber Penghasilan”.

 

B. Tinjauan Pustaka

Untuk pembuktian keaslian Karya Ilmiah ini, selama proses pembuatannya penulis telah melakukan kajian pustaka. Dalam hal ini, penulis menemukan beberapa Penelitian Ilmuah yang berkaitan dengan Game Online. Namun, penulis tidak menemukan buku atau karya ilmiyah yang berjudul sama dengan judul karya ilmiah ini. Diantara karya ilmiyah yang berkaitan dengan Game Online adalah sebagai berikut:

  1. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Peningkatan Angka Pengangguran Di Indonesia karya Ainul Mardiyah, Rahma dan Nurati, Nunung. Penerbit academia.edu 2020. Pembahasan akibat pandemi covid-19 meningkatkan pengangguran di Indonesia dan peran pemerintah dalam menghadapi hal tersebut.
  2. Pengaruh Game Online Terhadap Remaja karya Surbakti, Krista. Penerbit portaluniversitasquality.ac.id 2017. Game Online adalah sebuah permainan yang dimainkan di dalam suatu jaringan (baik LAN maupun Internet). Membahas Perkembangan game online tidak lepas dari perkembangan teknologi computer dan jaringan computer itu sendiri. Game online juga mempunyai dampak positif dan negatif bagi remaja. Bagi yang dapat menggunakan dengan bijak dan benar maka dampak positif lah yag di rasakan, namun bagi yang tidak bisa menggunakannya dengan benar akan banyak dampak negatif yang dirasakan.
  3. E-Sport dalam Fenomena Olahraga Kekinian Karya Kurniawan, Faidillah. Penerbit journal.uny.ac.id 2019. rekomendasi pemikiran terkait eSport di Indonesia agar dapat lebih diterima di tengah-tengah masyarakat Indonesia sebagai salah satu olahraga kekinian

C. Pembahasan

 

Game online adalah permainan video yang dimainkan selama beberapa bentuk jaringan, menggunakan komputer pribadi, Smartphone atau konsol video game. Jaringan ini biasanya internet atau teknologi setara, tetapi game selalu digunakan apa pun teknologi yang saat ini: modem sebelum Internet, dan keras kabel terminal sebelum modem. Perluasan game online telah mencerminkan keseluruhan perluasan jaringan komputer dari jaringan lokal kecil ke internet dan pertumbuhan akses internet itu sendiri. Game online dapat berkisar dari yang sederhana lingkungan berbasis teks grafis game menggabungkan kompleks dan dunia maya dihuni oleh banyak pemain secara bersamaan. Banyak permainan online terkait komunitas online, membuat game online suatu bentuk kegiatan sosial di luar permainan pemain tunggal. “Game online adalah teknologi daripada genre, sebuah mekanisme untuk menghubungkan pemain bersama daripada pola tertentu gameplay. “game online yang dimainkan selama beberapa bentuk jaringan komputer, biasanya pada internet. Salah satu keuntungan dari game online adalah kemampuan untuk terhubung ke permainan multiplayer, meskipun single-player  game online yang cukup umum juga. (Surbakti, Krista. 2017)

Game Online merupakan cara gaya hidup baru bagi beberapa orang disetiap kalangan anak muda ataupun pelajar bahkan orang dewasa. Beberapa tahun lalu  banyak kita jumpai warung internet (warnet) dikota ataupun di desa-desa dan sekarang warnet sudah mulai jarang kita jumpai karena orang-orang sekarang dibatasi dengan adanya pademi sehingga lebih memilih game-game mobile yang terdapat di smartphone, banyak media yang memfasilitasi game online tersebut. Banyak kita temui berbagai macam jenis Game Online. Mulai dari Game Online yang Ber-genre Multi Player Online Battle Arena (MOBA), First Person Shooter (FPS),  Battle Royale, Card Battle dll. Game dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah, biasanya dalam konteks tidak serius atau dengan tujuan refreshing.Tetapi Game Online juga membawa dampak yang besar. Akibat dari pandemi ini orang-orang memiliki waktu luang yang banyak yang menjadikan seseorang sering memainkan suatu Game Online yang membuat anak-anak kurang dalam belajar, pola makan yang tidak teratur akibat terlalu sering bermain game

Pada dasarnya video game dibuat untuk hiburan semata. Kemajuan teknologi yang sangat cepat sedikit banyak membuat sebuah video game semakin mendekati kenyataan. Hal tersebut yang membuat banyaknya orang menggandrungi permainan ini, bahkan beberapa diantaranya kecanduan. (Surbakti, Krista. 2017)  Namun seperti yang kita ketahui bahwa segala sesuatu itu mempunyai sisi negatif dan positifnya, di balik sisi negatif dari game online terdapat sisi positif yang sangat menguntungkan, diantaranya dapat mengurangi stress yang diakibatkan dari pembatasan sosial atau Sosial Distancing Ketika pandemi, meningkatkan kemampuan berbahasa inggris karna banyak game-game online yang berbahasa inggris, dan terlebih lagi seseorang dapat menghasilkan uang hingga ratusan ribu bahkan puluhan juta. Namun, untuk mendapatkan penghasilan yang besar tentu di butuh proses dan juga skill yang mumpuni, semakin tinggi skill yang seseorang miliki maka semakin tinggi pula penghasilan yang ia dapatkan.

Sebelum seseorang tertarik untuk menggeluti game online sebagai sumber penghasilan maka diperlukan persiapan yang matang, sebaiknya mencari tahu game online apa saja yang dapat menghasilkan uang, seperti yang kita tahu bahwasanya banyak game game online yang sudah tidak trend lagi karena model game yang sudah terlanjur usang atau jadul sehingga sudah jarang orang-orang yang memainkannya banyak developer game yang terpaksa menutup gamenya atau menjual game tersebut agar dapat dikembangkan lebih baik lagi, maka penting untuk kita memilih game apa yang akan kita mainkan agar dapat menghasilkan uang

Beberapa orang mengatakan bahwa game online hanya membuang-buang waktu dan juga menghabiskan banyak uang, dan internet, buktinya banyak seorang pro player, streamer dan juga para penjoki game dapat menghasilkan banyak uang hingga puluhan juta bahkan ratusan juta. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan sumber penhasilan dari bermain Game Online.

  1. Menjadi Pro Player

banyak orang-orang yang bermain game agar dapat menjadi seorang pro player, dimana seorang pro player akan bermain di sebuah ajang kompetisi E-Sport , Fenomena eSport akhir-akhir ini mungkin bisa dibilang sedang naik daun. Berbagai pengembang game seakan tak mau kalah, menggunakan eSport sebagai salah satu sarana menjual lebih banyak produk buatan mereka. Mulai dari Overwatch, yang punya visi buat liga eSport di Amerika Serikat yang punya model seperti liga basket NBA. Lalu ada juga dari game yang sedang trend seperti Mobile Legends  yang langsung siapkan berbagai kompetisi Seperti MPL,M3 dan Sempat di adakan dalam ajang Piala Presiden 2019.(Kurniawan, Faidillah 2019) Tentu saja dengan menjadi pro player akan mendapatkan banyak uang dari Team atau bahka dari Rewards lomba Ketika juara.

  1. Streamer

Fenomena menonton orang bermain game pun juga turut berkembang pada masa ini. Penyedia jasa stream seperti Nimo-TV dan Youtube semakin mendorong para gamer’s untuk menonton pertandingan eSport dan juga menonton orang lain bermain game.(Kurniawan, Faidillah 2019)  Banyak para gamers yang ingin belajar daripada streamer bahkan ada yang sampai meng idolakan, sehingga sudah menjadi sesuatu yang lumrah Ketika sedang Live Streaming banyak orang-orang meng Gift atau berdonasi kepada streamer tersebut.

  1. Jasa Joki

Joki juga menjadi salah satu cara mendapatkan uang dari game online yang banyak dilakukan para gamers, biasanya pemilik akun yang sibuk atau kesal tidak naik-naik Rank atau Tier dan hanya ingin hasil yang instan, maka pemilik akun menggunakan Jasa Joki untuk menaikan Rank/Tier, setiap Joki dapat kita temui di berbagai Platform seperti IG,Tiktok,atau Website resmi, maka harga yang di tentukan bervariasi, mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu atau bahkan jutaan, sesuai dari pemilik akun seperti kenaikan Tier yang diingkan, job yang dipilih, dan waktu penyelesaiannya, banyak para penjoki seperti game Mobile Legeds yang sudah medapatkan penghasilan Ratusan bahkan sampai Miliaran Ketika mereka Fokus untuk terus berusaha dan juga tentu mengorbankan banyak waktu.

  1. RMT

Real Money Trading atau bias a di sebut RMT merpakan istilah yang paling sering digunakan gamers untuk memperoleh uang. Para gamers melakukan transaksi jual beli dengan uang nyata. Barang yang biasa diperjualbelikan seperti Akun game, Uang Virtual atau di Mobile legends biasa di sebut dengan Diamond, PUBG itu UC, harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari puluhan ribu hingga ratusan juta. Seperti akun Pro Players Mobile Legends yang menjual akunnya seharga Rp.1.000.000.000

Dimasa pandemi tentu banyak orang-orang yang bingung khususnya meraka yang suka bermain game, banyak dari mereka yang hanya bermain saja tanpa menekuni atau menggeluti bidang tersebut meraka hanya setengah-setengah dan hanya menghabiskan waktu,tenaga,uang, padahal yang sama-sama kita ketahui bahwa banyak para Gamers-gamers yang serius dan dapat memiliki kehidupan yang layak Ketika mereka fokus pada bisang tersebut, memang tidak mudah untuk bisa menjadi seorang pro player tapi Ketika kita sudah memiliki niat dan tekad yang kuat kita bisa mulai menjadi Penjoki yang penghasilannya lumayan, menabung kemudian uangnya di pakai untuk membeli peralatan-peralatan gaming yang dapat menunjang seseorang menjadi Steamer kemudian menjadi pro player mengikuti banyak kejuaraan dan mungkin sampai mengharumkan nama bangsa Indonesia

 

D. Kesimpulan

Game online adalah permainan video yang dimainkan selama beberapa bentuk jaringan, menggunakan komputer pribadi, Smartphone atau konsol video game. Jaringan ini biasanya internet atau teknologi setara, tetapi game selalu digunakan apa pun teknologi yang saat ini: modem sebelum Internet, dan keras kabel terminal sebelum modem. Game Online merupakan cara gaya hidup baru bagi beberapa orang disetiap kalangan anak muda ataupun pelajar bahkan orang dewasa

Pada dasarnya video game dibuat untuk hiburan semata. Kemajuan teknologi yang sangat cepat sedikit banyak membuat sebuah video game semakin mendekati kenyataan. Hal tersebut yang membuat banyaknya orang menggandrungi permainan ini, bahkan beberapa diantaranya kecanduan, namun seperti yang kita ketahui bahwa segala sesuatu itu mempunyai sisi negatif dan positifnya, di balik sisi negatif dari game online terdapat sisi positif yang sangat menguntungkan, diantaranya dapat mengurangi stress yang diakibatkan dari pembatasan sosial atau Sosial Distancing Ketika pandemi, meningkatkan kemampuan berbahasa inggris karna banyak game-game online yang berbahasa inggris, dan terlebih lagi seseorang dapat menghasilkan uang hingga ratusan ribu bahkan puluhan juta

Beberapa orang mengatakan bahwa game online hanya membuang-buang waktu dan juga menghabiskan banyak uang, dan internet, buktinya banyak seorang pro player, streamer dan juga para penjoki game dapat menghasilkan banyak uang hingga puluhan juta bahkan ratusan juta.

Oleh karena itu jangan hanya bermain game online saja tanpa menekuni atau menggeluti bidang tersebut, hanya setengah-setengah dan hanya menghabiskan waktu,tenaga,uang. padahal banyak para Gamers-gamers yang serius dan dapat memiliki kehidupan yang layak Ketika mereka fokus pada bidang tersebut, memang tidak mudah untuk bisa menjadi seorang pro player tapi Ketika kita sudah memiliki niat dan tekad yang kuat kita bisa mulai menjadi Penjoki yang penghasilannya lumayan, menabung kemudian uangnya di pakai untuk membeli peralatan-peralatan gaming yang dapat menunjang seseorang menjadi Streamer kemudian menjadi pro player mengikuti banyak kejuaraan dan mungkin sampai mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.