Pantun Perkenalan

Pantun perkenalan – Perkenalan kepada sesama itu hal yang penting di kehidupan. Karena sifat hidup manusia yaitu secara sosial maksudnya tidak bisa hidup sendiri (membutuhkan kerjasama dengan sesama).

Dimana pun kamu berada cobalah untuk memperbanyak teman. Tapi jangan memperkenalkan diri kamu cuma dengan, “nama saya Bayu, nama kamu siapa…?

Nah coba lah kasih varisi sedikit ketika perkenalan dengan menggunakan pantun, kalo semacam ini pasti kamu akan mudah akrab dengannya.

Oh yaa perlu digaris bawahi bahwa perkenalan diri itu tidak hanya ketika kamu mau menambah teman. Tapi kamu bisa memperkenalkan diri ketika menjadi MC, kerja kelompok bahkan guru kepada muridnya. Oke langsung aja cekidootttt..👇👇👇

Pantun Perkenalan Diri

Pantun Perkenalan Diri
Air minum dari telaga
Indah rumah milik si kaya
Assalamu alaikum salam pembuka
Perkenalkan [Ariel] adalah nama saya

Kalau tiba di hari raya
Baju baru ada di mana
Kalau boleh aku bertanya
Ariel yang baik dari mana?

Bukan kuda tapi gazal
Gasing putar disebut panggal
Dari [Kalimantan Selatan] saya berasal
Di [Batu Licin] saya tinggal

Kalau pasar ada sepatu
Sepatu hilang dalam kemahmu
Kalau memang ada waktu
Kapan-kapan aku main ke rumahmu

Burung kutilang murai batu
Ikan sepat pandai berenang
Silakan datang ke rumah aku
Kehadiranmu membuatku senang

Bersihkan rumah pakailah sapu 
Agar hilang debu di papan
Halo orang baru….
Bolehkan kita berkenalan ?

Tong sampah banyak kuman
Jangan letakkan di pekarangan
Demi menjalin keakraban
Marilah kita saling kenalan

Jalan berlubang sangatlah rawan
Jangan ditempuh ketika hujan
Salam sapa aku ucapkan
Semoga sudi kiranya berkenalan

Pergi ke Swalayan bareng Jojo
Anak kecil tak pakai baju
Namaku Abdur dari Sidoarjo
Siapa dan darimana asalmu?

Susu manis amatlah kental
Celupkan dengan roti bolu 
Sesungguhnya aku hendak kenal
Namun hati masih malu-malu

Pantun Perkenalan MC

Pantun Perkenalan MC
Pakaian yang sangat mewah 
Dikenakan seorang raja 
Saya bukan pembicara 
Tapi hanya pembawa acara

Begitu menawan wahai sang putri 
Mengenakan mahkota kerajaan 
Setelah pembacaan kalam ilahi
Marilah kita lanjutkan dengan sambutan

Katun tidak sembarang katun
Letak dibuat di pinggir kali
Pantun tidak sembarang pantun
Pantun bapak hebat sekali

Mencari timba si anak dara
Di bawah sarang burung tempua
Salam sembah pembuka bicara
Selamat datang untuk semua

Melati kuntum tumbuh melata
Sayang merbah di pohon cemara
Assalammualaikum mulanya kata
Saya sembah pembuka bicara

Ke Pekan Kuala membeli bingka
Sayang pesanan terlupa sudah
Majlis bermula tirai dibuka
Dengan alunan madah yang indah

Sayang kumbang mencari makan
Terbang seiring di tepi kali
Selamat datang kami ucapkan
Moga diiring restu Ilahi

Ingin rasa memakan kari
Kari cendawan batang keladi
Girang rasa tidak terperi
Bertemu tuan yang baik budi

Pantun Perkenalan Kelompok

Pantun Perkenalan Kelompok
Sarapan pagi sambal tomat
Lauknya cukup tempe tahu
Pagi ini tetap semangat
Bersama kami kelompok satu

Bendera Indonesia ditancapkan
Tancap kuat di tanah berbatu
Assalamualaikum kami ucapkan
kami ber[empat] dari kelompok satu

Sambal tomat tambah terasi
Tentu lezatnya tiada duanya
Kelompok satu akan presentasi
Menjadi siswa baik itu temanya

Sambal terasi telur dadar
Menggorengnya hati-hati
Kami mohon para pendar
Sudi menyimak dan mengikuti

Bunga melati mulai bersemi
Kalau mekar harum wanginya
Kini tiba giliran kami
Kami dari kelompok tiga

Jalan-jalan ke mulut gua
Guanya dalam indah sekali
Kami adalah kelompok dua
Ingin presentasi kali ini

Di samping gua pohon duren
Buahnya lebat pohonnya tinggi
Kelompok dua anaknya keren
Ada Edo, Andi, dan Doni

Ke warung beli terasi
Terasi dibungkus batu alam
Izinkan kami memulai presentasi
Dengan terlebih mengucap salam

Buah naga buah pepaya
Dimakan di waktu sore
Ini perkenalkan kelompok saya
Kelompok yang paling oke

Pantun Perkenalan di Depan Kelas

Pantun Perkenalan di Depan Kelas
Sungguh bahagia di hari raya
Ada kopi mana rotinya
[Yoga Pangestu] itulah nama saya
[Makan pecel] itulah hobinya

Tanjung Pinang banyak kelokan
Masih kecil tulangnya rawan
Alangkah senang bisa berkenalan
Banyak saudara banyaklah kawan

Jalan–jalan ke kota Madinah
Jangan lupa ke kota Mekka
Perkenalkan nama saya Rasyaah
Selalu siap untuk bersama–bersama

Pagi hari banyak embun
Di kebun memetik rambutan
Jangan sungkan tuk berkenalan
Berkenalan menambah teman

Ibu sedang beli roti
Beli roti rasa markisa
Saya ingin memperkenalkan diri
Perkenalkan nama saya Mas Bana

Ikan sepat ikan bawal
Semakin cepat semakin awal
Nama saya Subhanul amal
Jangan lupa selalu beramal

Ke pasar beli ikan sapu-sapu
Melihat sapi dijadikan babat
Di sekolah ini kita bertemu
Semoga kelak menjadi sahabat

Sarapan pagi memakan roti
Roti diambil kemenakan
Kita bertemu di kelas ini
Semoga bisa menjalin pertemanan

Sungguh manis rasanya gula
Empedu terasa pahit sekali
Salam manis dari saya
Bayu Samarinda yang baik hati

Tumbuh subur pohon merica
Pohon pelindung namanya Mahoni
Terima kasih atas waktunya
Izinkan saya memperkenalkan diri

Pantun Perkenalan dengan Wanita

Pantun Perkenalan dengan Wanita
Sayur pare sayur labu
Serasa pahit seperti jamu
Pergi untuk mencari tau
Karena ingin mengenal dirimu

Di jalan raya ada lampu merah
Lampu merah tak berjalan
Untuk kamu yang berbaju merah
Bolehkah kita berkenalan

Wajahmu terlihat pucat
Mungkin perut belum kenyang
Kemarilah untuk mendekat
Karena tak kenal maka tak sayang

Pergi ke salon di hari Minggu
Di salon mau sulam alis
Bolehkah ku tahu namamu
Untuk kamu yang senyumnya manis

Bunga mawar indah di taman
Cuma satu tangkai yang kupetik
Banyak anak gadis perawan
Cuma adik yang paling cantik

Buah anggur buah manggis
Manggisnya dibagi ke Surya
Apa kabar adik yang manis
Mau kah kamu berkenalan dengan saya?

Ke pasar beli buah leci
Lecinya dibawa dengan tangan kiri
Hey cewek tomboy dan baik hati
Apakah kamu masih sendiri

Jalan-jalan ke taman mini indonesia
Adik nangis di pinggir telaga
Senang rasanya bisa berjumpa
Cewek manis seperti Anda

Makan pecel jangan lupa pakek bumbu
Pakek tahu dicampur bumbu
Gadis manis berwajah ayu
Ingin kenalan tapi aku malu

Ke pasar beli manggis
Jangan lupa beli ikan
Untuk adinda yang berwajah manis
Bolehkah abang kenalan

Jangan pegang duri Mawar
Durinya sungguh tajam sekali
Melihat adik rindu tertawar
Siapa namamu si pelita hati ?

Pantun Perkenalan Guru dengan Muridnya

Pantun Perkenalan Guru dengan Muridnya
Kalau pergi ke Gramedia
Belilah kertas dan juga tinta
Mau sukses belajar matematika
Modalnya ikhlas dan juga cinta

Burung dara burung merpati
Terbang ke hulu melintas kali
Perkenalan saya sampai disini
Lain waktu jumpa kembali

Bapak dan ibu makan roti
Makannya sambil menyiram kembang
Ijinkan saya perkenalkan diri
Guru matematika dari Palembang

Lewat Pantun pupuk kreatifitas
Guru dan pelajar tak cukup berkutat dengan kertas
Karena kehidupan adalah realitas
Persiapkan diri jadi manusia berkualitas

Burung perkutut terbang ke rawa
Anak Jawa memetik salak
Jangan takut dengan saya
Saya ini guru yang tidak galak

Air dingin, badan menggigil
Sabun habis apa gantinya
Ibu Sri, ibu dipanggil
Salam kenal untuk semua

Salak bukan sembarang salak
Salak kecil di dekat nanas
Galak bukan sembarang galak
Galak saya pada anak yang malas

Senja hari sudah petang
Anak rusa lari mengejar
Kami ucapkan selamat datang
Niatkan hati untuk belajar

Jadi gimana guys? Keren kan?👍 Ini bisa kamu praktekkan ketika ingin berkenalan kepada seseorang atau mau memperkenalkan diri ketika menjadi MC, tugas kelompok dan lain-lain. Cek di avantela.com hanya disini.

Dengan adanya pantun perkenalan ini semoga dapat mempermudah kamu dalam kenalan dan lebih PD ketika mau kenalan. Semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa share ke temennya yaa..

Leave a Reply