Pantun Penutup Pidato

Pantun penutup pidato – Ketika ada awal pasti ada akhirnya, ketika ada pembukaan pasti ada juga penutupan. Nah kali ini admin membuat artikel mengenai pantun penutup pidato.

Biar acara penutupan acara lebih menarik dan lucu, Anda bisa memberikan sebait pantun untuk audien agar tidak canggung dengan penutupan yaa gitu-gitu aja. Jadi ada tambahan pantun ini acara lebih baik, menarik bahkan lucu.

Berikut ini beberapa kumpulan pantun penutupan pidato yang keren dan juga bisa dijadi kan rekomendasi di acara Anda nantinya. Langsung aja, cekidiooottt….👇👇👇

Pantun Penutup Pidato Assalamu’alaikum

Pantun Penutup Pidato Assalamu'alaikum
Bintang bersinar di waktu malam
Betapa indahnya masya Allah
Terimalah salam mulia dalam Islam
Assalamu alaikum waroh matullah

Bunga mawar bunga melati
Jangan lupa hirup baunya yah
Ambil hikmah dari pidato ini
Wabilahi taufikwalidayah

Lihatlah ada mangga yang ranum
Diberi sambal enak rasanya
Kuucapkan Assalamualaikum
Salam sejahtera bagi kita semua

Hari sabtu berakhir pekan
Jalan jalan bersama ayah bunda
Assalamualaikum kuucapkan
Semoga engkau berbahagia

Jika haus segeralah minum
Daripada nanti badanmu demam
Saat kuucapkan assalamualaikum
Mohon jawablah dengan waalaikumsalam

Pak topik manjahit kopiah 
Kopiah dijahit beldu yang utuh
Wabillahi taufik walhidayah
Wassalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh 

Pergi ke kampung jalannya terbelah
Pohon jatuh awas menimpa
Jika ada salah maafkan-lah
Wassalamu alaikum dan sampai jumpa

Jika terkenang bahagia masa silam
hati rasanya campur aduk tiada terkira
Assalamualaikum ucapan salam
juga doa kepada sesama manusia

Pantun Penutup Pidato yang Baik

Pantun Penutup Pidato yang Baik
Jika ada jarum yang patah
Kulit pohon jangan lekatkan
Jika ada kata yang salah
Kami mohon tuk dimaafkan

Pak tani pergi ke sawah
Pulang-pulang membawa ikan
Jika tutur kata saya banyak yang salah
Mohon kiranya untuk dimaafkan

Bumbu penyedap kamijara
Agar masakan enak rasanya
Ingin rasanya terus bicara
Sayang waktu sudah tak punya

Bunga sedap di atas meja
Anak dusun pasang pelita
Andai terkhilaf tutur bicara
Jari disusun maaf dipinta

Jika ada jarum yang patah
Jangan simpan di dalam peti
Jika ada kata yang salah
Jangan simpan di dalam hati

Orang sabar banyak pahala
Kalau malu mukanya merah
Panjang lebar kami bicara
Mohon maafkan jika tersalah

Pantun Penutup Pidato Salam Lucu

Pantun Penutup Pidato Salam Lucu
Jalan- jalan ke Kota Paris
Tidak lupa membeli gamis
Duhai adik-adiku yang manis
Sampai jumpa hari minggu dan kamis

Lautan luas menampung rindu
Rindu beranjak menembus batas
Jika salah bukan dari kalbu
Sebatas bercanda tertawa lepas

Daun nanas daun kemiri
Dimasak bersama - sama sayuran
Pidato ini saya akhiri
Banyak salah mohon dimaafkan

Jika ada tongkat patah
Jangan simpan dalam almari
Jika ada kata salah
Jangan simpan dalam hati

Jalan jalan ketaman mini
Tidak lupa pergi ke bali
Tutur saya cukup disini
Ada pesan harap hubungi

Kalau sudah tua jalannya dituntun
Memakan kerupuk tinggal separo
Saya tidak biasa berpantun
Berpantun hanya saat pidato

Kalau ada sumur di ladang
Boleh saya numpang mandi
Jika ceramah saya kurang panjang
Silahkan mengundang saya lagi

Negeri ini namanya Indonesia
Pulau berjajar menyambung lautan
Cukup sekian pidato saya
Kalau kelebihan mohon dimaafkan

Pantun Penutup Pidato Islami

Pantun Penutup Pidato Islami
Awali dengan basmalah
Akhiri dengan hamdalah
Semoga ilmunya berkah
Menjadi lentera di alam barzah

Cantik rupa sudah biasa
Kaya harta bukan apa- apa
Siapa sangka waktu penghujung telah tiba
Mari sama- sama kita berdoa

Aku biru kamu merah
Aku gunung kamu lembah
Meski kita totally berbeda
Tapi kita tetaplah saudara
Mohon maaf atas segala kata
Yang mungkin mengusik lautan jiwa

Jangan pergi ke tanjung keramat
Anak gadis jangan diangkat
Bersama kita memohon rahmat
Moga majlis mendapat berkat

Kalau ada jarum yang patah
Jangan disimpan dalam peti
Kalau ada khilaf dan salah
Jangan disimpan dalam hati

Madah diungkap santun bicara
Pantun dilantun mengusik hati
Salah dan khilaf tutur bicara
Mohon diampun seikhlas hati

Mahal harganya si batu bacan
Bacan dibeli dari Pesisir Selatan
Salam penutup aku ucapkan
Semoga semua dalam Lindungan-Nya

Saat kita ulang tahun bertambahlah usia
Semuanya nanti akan tinggal tilas
Assalamualaikum adalah doa
jawablah dengan hati yang ikhlas

Pantun Lucu Penutup Pidato Bahasa Jawa

Pantun Lucu Penutup Pidato Bahasa Jawa
Dodolan ketupat nang pasar Blora
Menawi wonten lepat kulo nyuwun ngapura

Mangan kupat nang pinggir segoro
Yen ono lepat, kulo nyuwun ngapuro

Tuku kecap ning gunung batur
Gunung batur kerasa medeni
Cekap semanten kula matur
Nyuwun ngapura menawa ndukani

Ali-ali mata telu
muga-muga sesuk ketemu

Ali-ali mata telu
nyuwun ngapura yen kelentu

Tuku santen dhateng peken
Pekene peken bringharjo
Kulo kinten cekap semanten
Sedoyo lepat nyuwon pangapuro

Cekap semanten atur kula ….
Kupat duduhe santen
Sedaya lepat nyuwun pangapunten

Pantun Penutup Pidato Bahasa Sunda lucu

Pantun Penutup Pidato Bahasa Sunda lucu
Lantera lampu lantera
Di kumbah di beresihan
Hampura atuh hampura
Jorok oge da sisindiran

Ka cikoneng ka cikajang
Meli salam jeng kangkung
Eleuh eneng eleuh ujang
Maca salam jiga nu embung

Meli sereh jeng salam
Diladenan ku ceu kuyu
Nu repeh teu maca salam
Didoakeun sing teu payu

Kapar selam keur berlayar
Neangan ucing di ciwineh
Jalma maca salam pasti benghar
Nu cicing pasti leweh

Tokecang tokecang
Melak salam jeung kangkung
Si eneng si ujang
Maca salam jiga nu embung

Di samping disampingnamah
Ngan teu di salempak
Kakuping kakupingnamah
Ngan hanjakal teu kompak

Ka soreang rek meli bawang
Di perjalan meli bolo bolo
Kade eneng ujang teu maca salam
Di doakeun jadi jomlo

Meli bawang teun pak yana
Meli hui teun pak asep
Tepang dei sadayana
Sareng abdi anu kasep

Beli bawang ke pasar
Tak lupa beli susu kera
Saya datang bukan cari pacar
Tapi tuk bacakan susun acara

Pantun Penutup Pidato Bahasa Minang

Pantun Penutup Pidato Bahasa Minang
Banyaklah kayu didalam rimbo
Ado nan ketek ado nan gadang
Sekian dulu nan dari ambo
Beko dilanjutkan dek apak nan dibalakang

Kain songket bakilek2
Dipakai pai baralek
Bukan pidato ambo nan singkek
Tapi kaki ko bana nan alah manggaretek

Kabau ketek ditapi banda
Tanduak nan alun tumbuah layi
Ambo ketek baru baraja
Tolong ditunjuak diajari

Kalau ado jarum nan patah
Usah disimpan dalam peti
Kalau ado kato nan salah
Usah dilapor ka polisi

Makan keripik ditepi sawah
Keripiknya jangan sampai jatuh
Wabillahi taufik walhidayah
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Itu lah beberapa kumpulan penutup acara apapun itu dan terutama pada acara pidato. Semoga dengan adanya pantun ini dapat membantu dalam melaksanakan kelancaran dan kesuksesan acara Anda. Semoga dapat bermanfaat….

Tinggalkan komentar