Pantun Nasehat

Pantun Nasehat – Nasehat merupakan suatu hal yang berisi tentang pelajaran, anjuran, ajakan dan teguran dalam hal yang bersifat baik. Nah itu perlu Anda ketahui dalam kehidupan.

Jadi nasehat itu, tak hanya dari ceramah, pidato dan lain sebagainya. Bahkan nasehat pun bisa Anda dapatkan dan terima dari sebuah pantun.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang pantun nasehat. Berikut ini macam-macam pantun nasehat yang dapat merubah sikap, adab, perilaku dalam kehidupan :

Pantun Nasehat dan Maknanya

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Setiap bait pantun nasehat itu pasti mempunyai makna sesuai dengan nilai moral yang terkandung dari pantun tersebut.

Berikut ini contoh pantun nasehat dengan makna yang berbeda dari masing-masing pantun. Dan akan dijelaskan secara singkat mengenai maknanya :

Kepedulian

Sholehah bermain ke rumah Nana
Sedangkan Nana di rumah Rara
Jika hati teman gundah gulana
Dihibur saja agar riang gembira

Apa makna yang terkandung di dalamnya? Pantun di atas menganjurkan kita harus menghibur teman yang sedang mengalami kesusahan atau sedih.

Dari pantun ini saja sudah mengajarkan untuk peduli terhadap teman, menolong sesama. Menolong itu tidak harus dalam bentuk materi, tetapi juga bisa dengan menghibur ketika ada teman sedang sedih atau terkena musibah.

Patuh terhadap Orang tua

Di sungai ada buah mangga
Mangganya di ambil sama belut
Agar orang tuamu bangga
Jadilah kamu anak penurut

Kemudian pantun satu ini diterkhususkan, kita sebagai anak untuk nurut dan patuh kepada orang tua. Orang tua bangga itu, tidak hanya ketika anaknya berhasil menjadi orang sukses.

Ketika si anak nurut dan patuh, mereka pun sebagai orang tua sudah bangga, karena mempunyai anak yang penurut. Maka dari itu, saya mengajak kalian semua untuk taat kepada orang tua, agar mereka bangga kepadamu.

Adab Berilmu

Cinta itu berada dalam hati
Patah hati jangan kau tangisi
Berilmu itu harus rendah hati
Semakin merunduk tanda kau berisi

Pantun di atas mengajarkan tentang adab berilmu. Maksudnya apa adab berilmu? Nah ketika kita semakin banyak, semakin luas wawasan ilmunya, maka kita dianjurkan untuk merendah hati.

Kata Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu, Ilmu itu ada 3 level :

  1. Level pertama : Ilmu itu membuatnya sombong.
  2. Level kedua : Ilmu itu membuatnya tawadhu’ (rendah hati).
  3. Level ketiga : Ilmu itu membuatnya ia merasa tidak ada apa-apanya.

Dan juga bisa diibaratkan seperti tanaman padi, semakin padi itu berisi ia akan semakin merunduk. Begitu pun manusia, merunduk adalah tanda bahwa kerendahan hati akan ilmu yang dimilikinya.

Keuntungan Menabung

Jalan-jalan ke kota Bandung
Berangkatnya waktu pagi
Jangan lupa rajin menabung
Agar kau kelak tidak merugi

Pantun di atas menjelaskan nasehat tentang anjuran dan keuntungan jika menabung. Dari pada mengambur-ngamburkan uang untuk hal yang tidak manfaat.

Mending ditabung untuk hari esok ketika kita mengalami kesusahan ekonomi dalam kehidupan. Kesusahan di masa depan inilah merupakan bentuk kerugian yang mungkin bisa terjadi jika tidak menabung mulai dari sekarang.

Menjaga Perkataan

Pergi ke pasar beli kecap
Belinya di toko Bu eka
Selalu hati-hati dalam berucap
Agar hati orang tidak terluka

Hati-hati lah dalam berucap, agar tidak melukai hati orang lain “, itu lah pesan dari pantun di atas. Karena tidak tau, setiap kata yang kita ucapkan itu dapat membuat orang lain bahagia atau malah bersedih.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, sebaiknya kita memikirkan kembali apa yang akan keluar dari mulut kita. Agar perkataan kita tidak melukai hati orang lain.

Maka dari itulah, tidak ada salahnya untuk menjaga lisan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Berlaku Jujur

Adek Imut sedang bermain
Kakak sedang belajar memanah
Kalau kamu jadi pemimpin
Haruslah berlaku jujur dan amanah

Terkhusus untuk kaum laki-laki, karena laki-laki itu pasti akan menjadi seorang pemimpin. Pemimpin apa? Yaitu Pemimpin keluarganya kelak.

Oleh karena itu, para pemuda harus mempersiapkan mental dan yang terpenting adalah kejujuran dan amanah. Tak hanya pemimpin keluarga, ia bisa jadi menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing.

Jujur dan amanah itu hal terpenting yang harus dimiliki seorang pemimpin.

Rajin Beribadah

Si Farid main layang-layang
Dia bermain di depan rumahnya
Meski ilmu setinggi tiang
Tak sembahyang apa gunanya?

Ibadah itu adalah salah satu kewajiban kita sebagai umat Islam untuk bisa mendapatkan ridha Allah Subhaanahu wa Ta’ala. Maka dari itu, kita harus beribadah dengan ikhlas, tulus dari hati. Semoga kita dijadikan Hamba-Nya yang taat, Aamiin Yaa Rabbal ‘alamiin.

Begitupun dengan agama lain selain Islam, mereka beribadah untuk bisa mendapatkan kebaikan dari Tuhan mereka. Agar diberi kemudahan dalam kehidupannya.

Bijaksana dalam memilih

Baju pengantin memakai renda
Duduk berjajar sebaris lima
Cantik memang buat tergoda
Namun pilihlah karena agama

Kebanyakan orang memilih pasangan hidup yang pertama dilihat ialah kecantikan atau fisik, iya kan? Nah kemudian setelah itu baru kepribadian dan lainnya.

Para Ikhwan ketika memilih calon istri, maka ikuti lah kriteria wanita yang telah Rasulullah sholallahu ‘alaihi wassallam sampai kan, seperti berikut ini :

Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu, Anda harus lebih teliti dalam memilih pasangan. Karena menikah itu adalah salah satu ibadah paling lama dan paling banyak yang dipertanggung jawabkan.

Pantun Nasehat Islami

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Nah, di dalam agama Islam itu adalah agama yang Indah. Di agama Islam itu ada perintah yang harus dilakukan dan ada juga larangan yang harus dihindari bahkan jangan sampai dilakukan.

Pantun nasehat islami adalah pantun yang berisi nasehat agar selalu hidup tenang, tentram dan bahagia. Berikut contoh pantun nasehat yang dapat menentramkan jiwa :

Nasehat tentang Sabar

Ada yang beda ada yang sama
Ada ceroboh ada teliti
Sabar dan ikhlas adalah utama
Tuk hilangkan sakit hati

Ada nyata ada semu
Ada menangis juga ada tertawa
Sabarkan slalu hati mu
Walau amarah membara dalam jiwa

Ada yang sedang sembelit
Ada yang sedang kepanasan
Sabar akan menjadi sulit
Saat tak ada keikhlasan

Memancing ikan di sungai
Mancingnya pakai umpan
Jadikan sabar sebagai perisai
Segala masalah akan terselesaikan

Main sepak bola dipimpin wasit
Wasit namanya Hasan
Sabar itu akan sulit
Jika tidak diiringi keikhlasan

Mau pintar harus belajar
Belajarnya setiap hari
Mari belajar bersabar
Agar mendapat ridho illahi

Hujan itu bisa bikin sakit
Jika sakit harus minum obat
Sabar itu pahit
Yang pahit menyembuhkan segala penyakit

Malam hari waktunya belajar
Belajar mengerjakan pr dari Pak Mamat
Mari belajar menumbuhkan sabar
Agar kita menjadi kuat

Pantun Nasehat yang Menyentuh Hati

Dinginnya hembusan angin malam
Bukti adanya fenomena alam
Jika engkau mengaku muslim
Kerjakanlah rukun islam

Siang hari turun hujan
Hujan berasal dari awan
Jika engkau mengaku beriman
Imanilah rukun iman

Naik becak pergi ke pasar
Di pasar membeli manisan
Seriuslah dalam belajar
Kebodohan itu penderitaan

Kita ini tinggal bersama alam
Sudah sepatutnya kita menjaganya
Dirikanlah sholat malam
Terdapat kemuliaan didalamnya

Olahraga di hari Minggu
Berkucur keringat bermain badminton
Orang muslim yang baik itu
Tolong menolong dalam kebaikan

Memancing di sungai dapat ikan teri
Juga dapat ikan kerapu
Sungguh rugilah kita ini
Jika tidak mampu memanfaatkan waktu

Pesawat terbang melewati awan
Cahanya jangan sampai redup
Pahamilah kitab suci Al-Quran
Didalamnya mengandung pedoman hidup

Pagi hari pergi ke sawah
Di sawah menangkap ikan
Bersabarlah akan ketentuan Allah
Sabar itu ciri khas orang beriman

Ada si kecil sifatnya baik
Ia anak dari bu Sintia
Beragamalah dengan baik
Maka toleransi itu kuncinya

Makan bersama di malam hari
Malam hari itu lagi hujan
Ingatlah selalu kalimat ini
Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan

Liburan belajar naik kuda
Naik kuda mengelilingi Yogyakarta
Berbaktilah kepada kedua orangtua
Hadiahnya sebuah surga

Pantun Nasehat tentang Sholat

Jalan-jalan ke rumah Pak Hari
Di halamannya ada batu
Ingatlah Allah Setiap hari
Dengan melaknakan sholat lima waktu

Jangan terbang terlalu tinggi
Nanti dapat jatuh kebawah
Ayo sholat untuk luruskan hati
Di dalam ibadah turuti sunnah

Jalan-jalan membeli nanas
Nanas dikupas lalu dimakan
Ayo kita cepat bergegas
Sholat Jum’at akan ditegakkan

Pergi berburu sambil berkemah
Membawa tali untuk mengikat
Tunaikan sholat subuh berjamaah
Karena disaksikan oleh malaikat

Jalan-jalan beli buah tomat
Jangan lupa beli buah nanas
Hai teman mari kita sholat
Agar kita jadi orang cerdas

Pergi ke pasar membeli ikan kerapu
Di jalan tidak sengaja menginjak duri
Jangan lupa sholat lima waktu
Di sela aktivitas sehari-hari

Pantun di atas menjelaskan tentang anjuran terhadap umat Islam untuk selalu rajin dalam melaksanakan Ibadah. Karena dengan ibadah kita akan menjadi lebih tenang, tentram dan bahagia.

Olah karena itu, ayo lah kita raih ridha Allah dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Dengan itu kita akan lebih terjaga dari segala hal keburukan dan kejelekan.

Agar Dilindungi dari Kesedihan

Mengucek mata karena pedih
Mata pedih terkena galah
Jikalau sedang merasa sedih
Perbanyaklah sebut asma Allah

Gajah sirkus sedang dilatih
Dilatih pelan oleh yang punya
Janganlah engkau bersedih
Sedih itu tiada gunanya

Berlari-lari keliling kota
Jangan lupa beli minyak wangi
Saat sedih bertetesan air mata
Ada Allah yang mendampingi

Kursi dari pohon akasia
Kursi untuk duduk tamu
Janganlah sedih para manusia
Sebab Allah selalu disampingmu

Burung dara di atas galah
Permukaan galah sangat kasar
Saat sedih banyak masalah
Jangan lupa selalu istighfar

Agar Dilindungi dari Kegelisahan

Paras cantik wahai adinda
Cantik sekali bak ratu kerajaan
Jika gelisah sering melanda
Tenangkan hati dan juga pikiran

Jalan-jalan beli pepesan
Sambil menyeberang sungai Asahan
Nabi pernah memberi pesan
Marilah berlindung dari kegelisahan

Hujan turun jadi basah
Karena hujan jatuh merata
Janganlah selalu gelisah
Selama Tuhan di sisi kita

Kepala pundak lutut kaki
Kaki pegal pijat perlahan
Jangan selalu iri dan dengki
Sebab menimbulkan kegelisahan

Kucing jatuh merasa pasrah
Ternyata Kucing milik Pak Burhan
Hati risau karena gelisah
Segeralah berdoa kepada Tuhan

Pergi ngaji bersama Bu Siti
Bu Siti memakai baju bunga
Gelisah hati tak henti-henti
Tanda orang tak pernah berdoa

Pergi ke pasar bertemu mantan
Tiba-tiba merasa senang
Gelisah dari bisikan setan
Berdoalah supaya tenang

Agar Hidup selalu Tenang

Anak kecil giginya ompong
Gigi ompong tumbuh perlahan
Janganlah engkau hidup sombong
Karena itu dibenci Tuhan

Tempat sampah banyak lalat
Lalat jatuh di genangan
Janganlah tinggalkan shalat
Jika ingin hidup tenang

Ada perempuan dan laki-laki
Hidup saling berpasang-pasang
Jauhilah iri dan dengki
Niscaya hidup selalu tenang

Malam hari banyak kunang-kunang
Kunang-kunang hinggap di dahan
Jika ingin hidup tenang
Mintalah semua pada Tuhan

Siang-siang pergi berenang
Berenang dekat pelabuhan
Jika ingin hidup tenang
Jauhilah larangan Tuhan

Siang-siang makan kentang
Kentang balado enak rasanya
Ketenangan akan datang
Jika patuhi perintah-NYA

Banyak kain banyak benang
Menjahit kain dengan alat
Jika hati tak pernah tenang
Tanda orang tak pernah shalat

Istirahat di dalam goa
Sambil makan timun dan cabai
Perbanyak dzikir dan berdoa
Hidup jadi tenang juga damai

Pantun Nasehat Belajar

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Dalam proses pembelajaran, terkadang kita akan berada pada titik yang mana ada rasa jenuh dalam belajar. Hal apa yang harus kita lakukan?

Yaitu dengan menumbuhkan kembali semangat baru untuk tetap memiliki kegairahan dalam belajar. Dengan memiliki motivasi untuk diri sendiri.

Nah berikut ini contoh pantun nasehat belajar yang dapat Anda gunakan sebagai motivasi diri. Agar ketika berada pada titik kejenuhan sehingga kita bisa mengembalikan semangat baru :

Pantun Belajar dengan Sungguh-sungguh

Belajar dimulai dari sekolah dasar
Di sekolah guru yang mengajar
Jika ingin jadi pintar
Kita harus rajin belajar

Minum air pakai gelas
Gelasnya punya mama
Belajar itu harus ikhlas
Hanya untuk Allah semata

Pergi sekolah dihari selasa
Pergi sekolah menuntut ilmu
Bersenanglah dalam membaca
Karena membaca kuncinya ilmu

Minum susu menggunakan gelas
Susu putih buatan mama
Masa muda jangan bermalas-malas
Kalau tidak mau susah diwaktu tua

Siang hari makan buah mangga
Buah mangga dikasih Bu Rahma
Siapa yang rajin dimasa muda
Hidup bahagia dihari tua

Pahit itu ramuan jamu
Rasa pahitnya tak jemu-jemu
Bergiatlah dalam menuntut ilmu
Agar jadi orang yang berguna

Pagi hari menanam tebu
Tebunya ditanam di tanah lapang
Ayo semangat menuntut ilmu
Agar masa depan lebih gemilang

Matahari terbit diwaktu fajar
Sinarnya menembus awan
Siapa yang suka belajar
Akan jadi orang sukses kemudian

Pantun Rajin Belajar

Siang hari mencari daun lontar
Panasnya mentari telah bersinar
Belajar tidak hanya untuk pintar
Untuk menjadi pribadi yang benar

Pohon jati tumbuh berjajar
pandai berpantun orang Banjar
Jika kita malas belajar
cita-cita tak kan terkejar

Pohon talas tumbuh di taman
daunnya basah tersiram hujan
Orang pemalas tak punya teman
hidupnya susah sendirian

Seram sangat Bukit Hantu
pergi sendiri membawa lampu
Orang lain enggan membantu
jika malas jadi tabiatmu

Melihat langit berwarna biru
Birunya secerah awan
Resapi nasehat guru
Terapkan dalam kehidupan

Menggali tanah mendapat emas
emas terhimpit batu belah
Jadi anak jangan pemalas
ayo rajin ke sekolah

Pohon kelapa tumbuh sejajar
Berjajar di tepi pantai
Rajin-rajinlah dalam belajar
Agar menjadi anak yang pandai

Naik pesawat ke kota Banjar
Didalam pesawat jangan bermain api
Jika kita malas belajar
Cita-cita tidak akan tercapai

Hari Sabtu pergi ke pasar
Ke pasar bersama Mail
Masa muda rajin belajar
Dimasa tua tidak akan menyesal

Jadi orang jangan lemas
Daripada lemas lebih baik tegar
Jadi orang jangan pemalas
Ayo rajin belajar

Hari Sabtu pergi ke pasar
Di pasar membeli beras
Rajin-rajinlah dalam belajar
Agar menjadi orang cerdas

Pantun Nasehat Anak Sekolah

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Menuntut ilmu tidak harus menunggu tua baru berhenti melakukannya. Justru itu, ketika sudah tua malah harus lebih semangat dalam belajar.

Karena belajar itu seumur hidup, bahkan dalam perkataan Ulama Salaf ” Menuntut ilmu hingga menuju ke liang lahat “.

Nah, berikut ini contoh pantun nasehat untuk anak sekolah agar lebih semangat lagi menuntut ilmu atau belajar. Tapi tak hanya anak muda saja, orang yang sudah tua bisa melakukannya kok :

Pantun Nasehat Anak Sekolah Dasar

Sungguh indah pulau Pinang
banyak kolam juga taman
Bangun pagi hati senang
pergi ke sekolah bertemu teman

Anak sekolah duduk berjajar
duduk di bangku amat lebar
Sekolahku teman belajar
guruku baik dan penyabar

Bulan terang sangat jelas
pagi hari tertutup kabut
Bila sudah masuk kelas
selalu tenang tidak ribut

Gemuruh suara air arungan
berkelok sungai ke ujung desa
Jika guru sedang menerangkan
dengarkan olehmu dengan seksama

Bawah batu ada lipan
batu keras hadapi zaman
Jadi anak mesti sopan
disayang guru disukai teman

Pantun Nasehat Anak Sekolah Menengah Pertama

Dalam tubuh ada ginjal
Ginjal berfungsi setiap hari
Punya teman anak nakal
Seperti menusuk diri sendiri

Batu kali dapat dibelah
Banyak ikan yang berpindah
Nikmatilah masa-masa sekolah
Itulah masa yang paling indah

Melati wangi melati putih,
rempah-rempah banyak gunanya.
Mari kita hidup bersih,
buang sampah pada tempatnya.

Menarik rakit hingga ke tepi
Rakit dibuat berhari-hari
Kalau lingkungan indah rapi
Lingkunganpun nyaman berseri

Tepung gula jadi adonan
timun cabai dibuat acar
Mari tanam pepohonan
kondisi teduh udarapun segar

Pantun Nasehat Anak Sekolah Menengah Atas

Bambu tali bambu anyaman
diambil oleh si bujang tampan
Dunia ini bukan tujuan
tempat berangkat awal kehidupan

Sarapan pagi kue cucur
tambah lagi dengan bubur
Pantang mundur meskipun hancur
kebenaran jangan terkubur

Tanam padi tumbuh ilalang
kalau lapar makan lemang
Kepada Allah jua engkau pulang
jangan dosa bergelimang

Siapa yang membeli sangkar
sangkar burung anyaman tikar
Siapa yang suka bertengkar
dekat dia dengan yang mungkar

Kue bolu kue cucur
Lebih enak ditambah bubur
Pantang mundur walau hancur
Kebaikan jangan terkubur

Pantun Nasehat Orang Tua

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Semua ornag tua pasti menginginkan anaknya hidup bahagia dan sukses. Nah ketika ingin menggapai itu semua, ia harus melewati lika-liku kehidupan.

Agar si anak tidak salah melangkah, maka apa yang harus di lakukan orang tua tersebut? Yaitu memberikan nasehat, bahkan nasehat itu bisa disampaikan lewat pantun.

Nah berikut ini contoh pantun nasehat orang tua untuk anak agar semangat ketika melewati lika-liku kehidupan :

Anak ikan masuk ke bubu
Sungai di bukit bertumpuk batu
Barang siapa hormati ibu
Hidup bahagia sudahlah tentu

Benteng kuat tak akan goyah
Diterpa angin tiada lelah
Siapa yang menyayangi ayah
Itulah tanda putri yang sholehah

Gigi ompong banyak tertawa
Sayang tak pandai berkata-kata
Hendaklah berbakti kepada orang tua
Niscaya Allah sayangi kita

Berburu rusa ke padang datar
Tumbuh sebatang pohon kina
Masa kecil rajin belajar
Masa tua kan bijaksana

Turun ke kali untuk mandi
Kain perca di dalam peti
Jadilah anak yang berbudi
Kepada Tuhan selalu berbakti

Burung dara burung tekukur
Lompat-lompat di tepi sumur
Bila hati sabar dan syukur
Niscaya hidupmu akan makmur

Sakit kaki tertusuk peniti
Burung pelatuk sedang melubangi
Kepada yang tua menghormati
Kepada yang muda selalu menyayangi

Kuncup bunga amat harumnya
Petik satu simpan di tenda
Hidup ini tak akan selamanya
Dunia dicari akhirat jangan dilupa

Walau jauh tanah Malaka
Ombak laut diterjang jua
Jangan pernah berbuat durhaka
Karena hidupmu akan sengsara

Kalau emas di dalam peti
Jangan taurh di tempat ramai
Kalau anak pandai berbakti
Hidupnya bahagia hatinya damai 

Pantun Nasehat Adab

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Adab itu hal terpenting yang dimiliki masing-masing, karena apa? Karena sebelum menuntut ilmu hal adab itu harus dipelajari terlebih dahulu.

Ilmu tanpa adab yaa gak ada gunanya, percuma punya ilmu tinggi hingga sarjana bahkan profesor. Kalo nggak punya sopan santun dalam berbuat maupun berucap.

Maka dari itu, ayolah perbaiki akhlaq agar kita selalu tenang dalam kehidupan. Ingat pesan saya ini, ” Jangan pernah bosan berbuat baik. “

Nah, berikut ini ada beberapa contoh pantun nasehat tentang adab, semoga dapat bermanfaat :

Kembang mawar kembang melati
Indah dipandang harum mewangi
Ayah dan ibu dihormati
Adik dan kakak disayangi

Dopet kecil berwarna biru
Berukir cantik karya seniman
Berilah salam kepada guru
Itulah tanda anak budiman

Adek sedang di rumah Mumu
Ada orang buang sampah
Kalau ingin mencari ilmu
Tentu bijak mengambil langkah

Sayur-sayuran dijadikan usaha
Jangan sayurnya di wadahi tungku
Tiada berpantang dalam usaha
Carilah ilmu dengan berguru

Tanah tandus tiada berpohon
Kering kerontang tiada berair
Ingin berbuat banyaklah memohon
Ilmu yg baik mudah berpikir

Lengus sapi dalam rerumputan
Dijerat tali tembus kehidung
Ilmu yang baik karena panutan
Tiada tersesat karena terlindung

Batang kais sibatang pisang
menjadi obat ambil isinya
carilah ilmu jgn sembarang
sembarang mengkaji jadi gila

Membuat santan dari kelapa
Kelapa dibelah menjadi dua
Jangan lupa saling sapa
Dengan yang muda maupun yang tua

Ke pasar membeli salak
Untuk kemudian dibagi-bagi
Janganlah kamu menjadi tamak
Agar diri tidak merugi

Pantun Nasehat Modern

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta
Tukang kayu mencari palu
Tukang bicara mencari kata
Hendaklah kita punya malu
Agar selalu ingat jangan berdusta

Bola jatuh di bawah kolong
Mata mencari berkali-kali
Hendaknya kita saling menolong
Karena menolong tanda peduli

Ke pasar raya membeli anting
Anting dibeli berjumlah lima
Tahu sesuatu itu penting
Paham perkara itu yang utama

Petani di sawah memangkas rumput
Agar tak ada hewan melata
Masa depan itu harus dijemput
Dengan ilmu maupun harta

Bayang-bayang dari awan
Anak kecil bermain panggal
Zaman sekarang zaman persaingan
Siapa yang malas akan tertinggal

Kayu bundar jadikan roda
Lebah madu suka menyengat
Bangkitlah wahai para pemuda
Nikmati perjuangan penuh semangat

Mangga gedong mangga kueni
Jatuh satu di atas rumput
Jadilah pemuda pemberani
Jangan pengecut jangan penakut

Amat serasi dan selaras
Cantik pengantin cantiknya paras
Isilah hari dengan kerja keras
Bukan dengan bermalas-malas

Sawah padi ladang bawang
Habis kelapa dimakan tupai
Rajin dan tekun gigih berjuang
Niscaya cita-cita kan tergapai

Pantun Nasehat Cinta

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta
Siang panas membuat dahaga
Jika hujan lain cerita
Kalau benci menguras tenaga
Lebih baik memberi cinta

Pulang belanja dari pasar
Sampai di rumah senam Yoga
Cinta ibu sangat besar
Tidak pamrih untuk keluarga

Menunggu seseorang hingga berjam-jam
Entah dimana tak ada kabarnya
Cinta Ibarat belati yang tajam
Bijaksanalah dalam menggunakannya

Meliuk-liuk tarian ombak
Jenuh melihat Hiruk pikuk kota
Cinta bagaikan ujung mata tombak
Yang dapat menusuk para pecinta

Meniti jalan hingga ke Cisarua
Melihat-lihat banyak pasang mata
Cinta ibarat pedang bermata dua
Yang dapat melukai dua insan pecinta

Menghibur diri mengusir penat
Melampiaskannya dengan cara makan
Cinta bagai bom atom dan granat
Yang sewaktu-waktu bisa menghancurkan

Alangkah sengsara hidup para pemulung
Mengais-ngais rezeki untuk sekedar makan
Cinta seperti topan dan putting beliung
Yang kapan saja bisa menghempaskan

Sulitkan kehidupan harus dihadapi
Dengan kesabaran dan perjuangan
Cinta juga sama seperti api
Yang setiap saat bisa menghanguskan

Yang hidup dilaut binatang jenis ikan
Sangat lezat jika jadi santapan
Cinta ibarat virus mematikan
Yang dengan cepat bisa melumpuhkan

Pergi wisata di hari sabtu
Nikmati alam di Indonesia
Cinta datang sekali waktu
Tentu janganlah kamu sia-sia

Beli burung harga sejuta
Dipelihara di dalam sangkar
Cintailah sanak saudara kita
Hidup rukun jangan bertengkar

Pantun Nasehat Keluarga

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Keluarga salah satu nikmat terbesar yang diberikan Tuhan kepada kita, yaitu dengan memiliki sebuah keluarga.

Dalam keluarga kita akan saling berinteraksi satu dengan anggota keluarga lainnya dan memiliki perannya masing-masing, seperti ayah yang mencari nafkah dan ibu yang menjadi ibu rumah tangga.

Nah berikut ini beberapa contoh pantun nasehat tentang keluarga :

Berangkat pagi demi upacara
Upacara di hari Senin
Keluarga itu selalu ada
Disaat kita kesusahan

Habis dua itu angka tiga
Habis empat itu angka lima
Kasih sayang tiada duanya
Di keluarga kita menemuinya

Pulang sekolah hari Selasa
Paling enak makan mengkudu
Jangan lupa akan keluarga
Mereka selalu merindukanmu

Daun itu warnanya hijau
Bunga melati putih warnanya
Nasib sedih anak perantau
Selalu rindu pada keluarga

Habis empat itu angka lima
Habis dua itu angka tiga
Keluarga bahagia tujuan kita
Bahagia sepanjang masa

Hari Sabtu minum jus jambu
Jus jambu dikasih Bu Nunu
Terima kasih atas kasihmu
Yang tak terhingga sepanjang waktu

Pergi ke hutan mencari musang
Tidak lupa membawa jala
Pergi jauh ke kota seberang
Membanting tulang untuk keluarga

Ke hutan mencari rusa
Si rusa suka makan apel
Jika lelah sudah dirasa
Pulanglah ke tempat asal

Pergi ke pasar bersama ibu
Tidak lupa membeli buah mangga
Bagaimana hati ini tidak rindu
Pergi jauh dari keluarga

Pantun Nasehat dalam Kesungguhan

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Barang siapa yang bersungguh-sungguh, pasti ia akan mendapatkannya “, ini adalah salah satu ungkapan arab yang terkenal di kalangan Pesantren, bahkan di masyarakat pun juga populer.

Oleh karena itu, bersungguh-sungguh lah dalam belajar, pekerjaan dan aktivitas lainnya. Agar saat tua nanti dapat merasakan hasil yang telah Anda perjuangkan ketika muda.

Nah berikut ini contoh pantun nasehat dalam kesungguhan, ketekunan dan kegigihan :

Kesungguhan dalam Menuntut Ilmu

Gatal di kulit terkena kadas
Sembuh karena makan pepes
Jika merasa kurang cerdas
Belajarlah tekun pasti sukses

Jalan-jalan ke Kota Banjar
Beli bunga untuk hiasan
Gigih dan tekun dalam belajar
Tekun mendatangkan kesuksesan

Siang malam menerima tamu
Tamu memberi cinderamata
Tekunlah dalam mencari ilmu
Niscaya sukses di depan mata

Bunga kamboja harum baunya
Tumbuh di atas besi berkarat
Cari ilmu sebanyak-banyaknya
Agar sukses dunia akhirat

Buah semangka buah sukun
Jangan dimakan bersama cabai
Mari sekolah dengan tekun
Supaya jadi anak pandai

Pagi-pagi meminum jamu
Segelas jamu pahit rasanya
Tekunlah dalam menuntut ilmu
Tanpa ilmu hidup tak berguna

Jaman dulu hidup meramu
Walau meramu tetap bahagia
Selain tekun dalam cari ilmu
Imbangilah usaha dan juga doa

Kucing nakal jangan dihajar
Berikan saja sebuah mainan
Gigih dan tekun dalam belajar
Supaya sukses di masa depan

Sungguh indah bulu kalkun
Bulu kalkun penuh warna
Belajar dengan gigih dan tekun
Agar dapat ilmu yang berguna

Dapat oleh-oleh buah zaitun
Buah zaitun dari Jakarta
Mencari ilmu harus dengan tekun
Niscaya sukses di depan mata

Para atlet sedang berlatih
Supaya menang tidak kalah
Berusahalah dengan gigih
Janganlah adik mudah menyerah

Baju penari berbahan katun
Menari dengan lemah gemulai
Carilah ilmu dengan tekun
Niscaya sukses mudah digapai

Kegigihan dalam Mencari Rezeki

Sungguh kaya wahai sang raja
Raja punya banyak permata
Barang siapa tekun bekerja
Sukses ada di depan mata

Sate ayam enak rasanya
Ditambah dengan buah zaitun
Allah selalu cinta Hamba-NYA
Yang bekerja dengan tekun

Bunga mawar merah merekah
Sangat cantik dan indah warnanya
Jika ingin rejeki berkah
Jangan lupa bekerja dan berdoa

Jalan-jalan naik jerapah
Jerapah suka makan sukun
Jika ingin rejeki melimpah
Bekerjalah selalu dengan tekun

Jalan-jalan ke kota Semarang
Sambil lihat mawar merekah
Janganlah dikau berbuat curang
Jika ingin rejeki berkah

Kucing terjatuh keluar darah
Diobati sembuh lukanya
Janganlah adik mudah menyerah
Ketekunan mengalahkan segalanya

Terasa pegal sampai kaki
Kaki pegal karena letih
Semangat dalam mencari rejeki
Niscaya Allah memberi lebih

Segelas minuman di atas meja
Air diminum menetes-netes
Gigih dan tekunlah dalam bekerja
Niscaya nanti akan sukses

Buah manis namanya kurma
Dimakan sambil main catur
Janganlah iri terhadap sesama
Rejeki sudah ada yang mengatur

Pantun Nasehat Bertema Lingkungan

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Menjaga kelestarian alam dan lingkungan itu adalah kewajiban kita sebagai manusia. Jika kita bisa menjaga lingkungan dengan baik, maka manfaat yang akan kita peroleh itu sangat lah besar.

Kita lah yang tinggal di bumi ini, jadi siapa lagi yang harus menjaga dan merawatnya? Kalo bukan kita yang meninggalinya.

Nah berkaitan dengan lingkungan, ini ada beberapa contoh pantun nasehat tentang menjaga lingkungan :

Polisi patroli agar aman
Dari seorang pencuri permata
Jagalah kebersihan taman
Agar indah dimandang mata

Pergi ke Bali ke Pantai Kuta
Main selancar sepuasnya
Terasa nyaman sebuah kota
Jika sampah dibuang di tempatnya

Berburu elang sedang terbang
Peluru menembak berbunyi lantang
Jangan biarkan pohon ditebang
Jika tak ingin banjir datang

Baju baru rapi ditata
Baru di beli dari Iran
Sungai bersih idaman kota
Ayo dijaga dari pencemaran

Buah baik yang dipilih
hati-hati dengan duri
Jika lingkungan bersih rapih
hidup nyaman terasa asri

Ternak pulang ke dalam kandang
telah seharian mencari makan
Sedap mata memandang
jika bersih alam lingkungan

Mengalir air ke selokan
mengalir bahagia jika beriman
Jika sampah berserakan
lingkungan kotor banyak kuman

Pantun Nasehat Tentang Kesehatan

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Kesehatan merupakan salah satu tanggung jawab kita untuk bisa menjaganya. Karena kesehatan adalah kenikmatan luar biasa yang Allah berikan kepada Makhluk-Nya.

Maka dari itu, jagalah kesehatan tubuhmu jangan kau beri apapun yang membahayakannya. Jaga dan rawat baik-baik, itu adalah titipan dari sang Maha Kuasa Allah Subhaanahu wa Ta’ala.

Nah berikut ini contoh pantun nasehat dalam menjaga kesehatan tubuh :

Jika petang langitnya merah
Cahaya surya merah merona
Kesehatan adalah anugerah
Harus selalu dipelihara

Sarapan pagi dengan ketan
Berangkat sekolah dengan terlambat
Rajinlah makan sayur-sayuran
Agar tubuh menjadi sehat

Naik-naik ke puncak bukit
Awas jatuh ke semak-semak
Kalau badan mulai sakit
Makan tidur tidaklah enak

Kalau hendak mendaki bukit
Jalannya kecil berputar-putar
Kalau kamu jatuh sakit
Nanti sering pergi ke dokter

Tali plastik tali kawat
Cahaya surya rasanya hangat
Badan sehat tubuh kuat
Belajar di sekolah slalu semangat

Batu gunung bisa dipahat
Malam hari hujannya lebat
Jika badan selalu sehat
Mudah-mudahan jadi hebat 

Sholat berjamaah di dalam langgar
Berserah diri kepada Tuhan
Agar tubuh menjadi bugar
Disiplin olahraga sangat dianjurkan

Mancing di sungai dapat ikan pari
Ikan dimakan bersama teman
Jika rajin membersihkan diri
Badan jauh dari kuman

Bertamu ke rumah Pak Rahmat
Minum kopi rasanya pahit
Mari bersama hidup sehat
Agar terhindar dari berbagai penyakit

Ibu di belakang sedang menjahit
Menjahit baju untuk lebaran
Agar tidak tertular penyakit
Cuci tangan sebelum makan

Pantun Nasehat Hormat kepada Ibu

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Orang tua adalah seorang wali tanpa nama, seseorang yang mengorbankan semua harta, tenaga bahkan nyawa demi anak kesayangannya, terutama ibu.

Maka dari pada itu, apa balasan kita kepada orang tua? Coba kalian renungi jasa-jasa mereka, selama ini kita yang selalu merepotkan dan menyusahkannya.

Harta apapun yang kau miliki itu gak akan mampu untuk membayar semua jasa pengorbanan orang tua terutama ibu. Nah, berikut ini contoh pantun nasehat hormat kepada ibu :

Terbang tinggi burung merpati
Masak kue tambah mentega
Kepada Ibu wajib berbakti
Sebagai jalan menuju surga

Hangat minuman dari lada
Segar pula rasa selasihnya
Rindu hati kepada Ibunda
Rindu akan kasih sayangnya

Pergi ke ladang memetik ketan
pergi ke hulu naik sampan
Lemah lembut dalam perkataan
tingkah laku mestilah sopan

Indah suara ayam bekisar
hinggap ia di atas pagar
Kasih ibu sangatlah besar
berjuang demi anak dengan tegar

Berkhayal tinggi mengawang-awang
tiada kerja masa depan kelam
Demi anak Ibu berjuang
tak kenal siang dan malam

Berteduh di bawah bayang-bayang
menatap elang jauh melayang
Demi anak yang tersayang
rela nyawa hingga melayang

Ikan masuk ke dalam bubu
ikan gabus tidak berduri
Kasihilah olehmu sang Ibu
lebih dari dirimu sendiri

Jangan suka merasa nestapa
Cari teman yang jenaka
Jasa ibu jangan dilupa
Kalau dilupa akan durhaka

Dalam kolam ikan berenang
Ikan laut ikan cakalang
Kasih ibu selalu terkenang
Tempat jauh, inginku pulang

Pencuri suka mengendap-endap
hendak mengambil kamera
Masakan emak paling sedap
Walau biasa, bangkit selera

Pantun Nasehat Hormat kepada Guru

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Selain orang tua kandung di rumah, ada juga orang tua kedua yaitu seorang guru di sekolah. Begitu pun dengan guru, kalian sebagai murid harus menghormati apa guru kita selagi itu baik.

Nah, berikut ini beberapa contoh pantun nasehat hormat terhadap orang tua kedua yaitu guru. Karena ia sangat berjasa dalam mengajar berbagai ilmu hingga bisa :

Wajahmu manis tersemat di hati
Senyumnya membuat hati senang
Wahai guru yang kami hormati
Jasamu mulia akan selalu kami kenang

Pakai baju warna biru
Pergi ke sekolah pukul satu
Murid sentiasa menghormati guru
Kerana guru pembekal ilmu

Pohon Mangga tegak berdiri
Ditanam ditepi bangunan
Ilmu di dunia terus dicari
Jasamu guru tidak akan terlupakan

Buah apel dimakan kangguru
Mendobrak pintu karena terpaku
Ku tuntut ilmu dari guruku
Untuk meraih cita-citaku

Musim ini musim berburu
Australia dikenal negeri kangguru
Terima kasih bapak dan ibu guru
Kuucapkan Selamat Hari Guru

Buah timun buat lalap
Ditemani sambal terasi
Tolong jangan lelah dan lelap
Didik kami hingga menjadi orang besar nanti

Bu Somat beli tomat
Jalannya terburu-buru
Untukmu guru yang terhormat
Semoga engkau sehat selalu

Lima enam tujuh delapan
Rajin belajar cepat untuk maju
Bila dapat maju ke depan
Terima kasih banyak, guruku!

Buah semangka buah duku
Beli di toko Pak Doolu
Kami hormat dan sayang pada guru
Didik kami hingga jadi orang baru

Beli televisi di toko China
Beli kain di toko Sutera
Engkau ajari kami dengan sukacita
Hingga kami meraih cita-cita

Pantun Nasehat untuk Berkata Jujur

pantun, pantun nasehat, nasehat, puisi, pantun cinta

Jujur adalah sikap yang sangat terpuji. Orang yang suka dan selalu berkata jujur ia banyak disukai dan dipercaya orang. Begitu pun orang gak mensukai sikap ini itu juga lebih banyak.

Karena sekarang ini minim sekali orang yang selalu berkata jujur. Kalo ia mengetahui ganjaran orang yang berkata jujur, ia pasti akan selalu melakukannya.

Karena dalam sabda Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi Wassallam :

Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nah berikut ini contoh pantun nasehat tentang berkata jujur, semoga dapat bermanfaat :

Kalau puasa perut kempes
Dulu nulis pakai bulu
Jika ingin hidup yang sukses
Jujurlah diri terlebih dahulu

Melangkah kaki berjalan terpinggir
Nenek bilang ada batu
Hati bicara pembimbing bibir
Taukah dikau arti itu?

Raga mati badan terkubur
Gundukan tanah jadi tergali
Hendaklah jadi hamba yang jujur
Jangan harap imbalan kembali

Ikan paus hidup dilaut
Mawar merah berlindung duri
Jadilah kita orang yang dianut
Berbuat jujur adalah jati diri

Kilau bintang di malam hari
Bulan tersenyum malu-malu
Kalau selalu menepati janji
Orang akan percaya padamu

Pagi-pagi makan bubur
Bubur habis perut pun kenyang
Bila hidup selalu jujur
Kemulian pasti akan menjelang

Mau dagang tak punya modal
Mau makan inginkan sayur
Bila hidup perlukan bekal
Bekal bagus itulah jujur

Panjang-panjang daun bersulur
Di depan rumah pohon di tanam
Kalau ku tahu hatimu jujur
Aku pun jadi merasa tentram

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply