Doa Sholat Witir

Doa sholat witir – Sholat witir merupakan salah satu sholat sunnah yang dianjurkan Nabi dan dikerjakan sehabis isya’ hingga menjelang subuh.

Raka’at sholat witir sendiri ialah berjumlah ganjil dan dikerjakan untuk mengganjili sholat-sholat yang genap pada akhir malam.

Seperti yang disebutkan pada awal paragraf tadi, bahwa sholat witir ini adalah sholat yang dianjurkan oleh Nabi. Dan sholat witir ini juga disebut pada hadits Nabi dengan sebutan sholatnya para kekasih Allah.

يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ أَوْتِرُوْا فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَ جَلَّ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ

Artinya : Wahai ahli Quran, lakukanlah sholat witir, sesungguhnya Allah itu witir (ganjil) dan Dia suka kepada sholat witir. (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Berikut penjelasan mengenai sholat witir dari bacaan niat sholat witir, waktu sholat witir, tata cara sholat witir dan doa sholat witir.

Baca Juga : Doa Selamat Dunia dan Akhirat (Bacaan Doa Arab, Latin dan Terjemahan Artinya)

Niat Sholat Witir

niat sholat witir
Niat Sholat Witir

Semua ulama sepakat bahwa tempat niat adalah hati. Melafadzkan niat bukanlah suatu syarat. Dalam artian bahwa melafadzkan niat secara jahr itu tidak harus.

Memang perbedaan para ulama dalam masalah ini, intinya bahwa niat itu dalam hati bukan di lisan. Kalo hati udah niat, lalu buat apa lagi kita mengucapkannya.

Tapi kalo memang ada rasa was-was atau ragu-ragu dalam niatnya, maka pelafadzan niat itu dibolehkan agar keraguan tadi hilang.

Nah berikut ini niat sholat witir satu raka’at, dua raka’at dan tiga raka’at. Semoga dapat bermanfaat.

Niat Sholat Witir 1 Raka’at

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal-witri rok’atan [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa.

Artinya : “ Aku niat sholat witir satu raka’at karena Allah ta’alaa.

Niat Sholat Witir 2 Raka’at

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal-witri rak’ataini [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa.

Artinya : “ Aku niat sholat witir dua raka’at karena Allah ta’alaa.

Niat Sholat Witir 3 Raka’at

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِثَلاَثَ رَكَعَاتٍ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal-witri salasa’raka’atin [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa.

Artinya : “ Aku niat sholat witir tiga raka’at karena Allah ta’alaa.

Doa setelah Sholat Witir Pendek

doa sholat witir

Setelah mengerjakan sholat witir, kita disunnahkan membaca tiga kali doa dibawah ini.

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Subhaanal malikil quddus

Artinya : “ Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan. (HR. Abu Dawud).

Tasbih inilah yang disunnahkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam ketika sesudah melakukan sholat witir.

Bacaan Doa setelah Sholat Witir Arab

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Bacaan Doa setelah Sholat Witir Latin

Allohumma inni a’udzu bi ridhooka min sakhotik wa bi mu’aafaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik.

Terjemahan Arti Doa setelah Sholat Witir

Artinya : Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dan kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diri-Mu sendiri.

Doa sholat witir ini berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah.

Doa setelah Sholat Witir Panjang

doa sholat witir

Bacaan Doa setelah Sholat Witir Arab

للّٰهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًاقَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ
اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَااَللهُ يَااَللهُ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bacaan Doa setelah Sholat Witir Latin

Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daaimaan, wan’asaluka qalban khaasyi’an, wanas’aluka ‘ilman naafi’an, wanas’aluka yaqiinan shaadiqon, wanas’aluka ‘amalan shaalihan, wanas’aluka diinan qayyiman, wanas’aluka khairan katsiran, wanas’alukal ‘afwa wal’aafiyata, wanas’aluka tamaamal ‘aafiyati, wanas’alukasyukra ‘alal ‘aafiyati, anas’alukal ghinaa’a ‘aninnaasi.

Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu’anaa watadhorru’anaa wata’abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. washallallaahu ‘alaa khairi khalqihi muhammadin wa’alaa aalihi washahbihi ajma’iina, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina.

Terjemahan Arti Doa setelah Sholat Witir

Artinya: “ Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu’, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia.

Wahai Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.

Baca Juga : Doa Diberi Kemudahan (Bacaan Doa Arab, Latin dan Terjemaahan Artinya)

Tata Cara Sholat Witir

tata cara sholat witir
Tata Cara Sholat Witir

Sholat witir ini merupakan salah satu sholat sunnah yang hukumnya muakkadah yakni sangat dianjurkan. Disebut witir karena jumlah raka’atnya ganjil.

Imam Abu Hanifah berpendapat sholat ini hukumnya wajib, namun pendapat tersebut tidak kuat.

Jika dengan waktu pelaksanaan sholat witir adalah setelah sholat isya’ hingga sebelum menjelang subuh dengan raka’at ganjil.

Atau bisa juga mengganjili sholat sunnah lainnya seperti sholat terawih dikerjakan pada bulan ramadhan dan sholat tahajjud yang dikerjakan pada sepertiga malam terakhir.

1. Waktu Sholat Witir

Waktu sholat witir sendiri dimulai dari sesudah sholat isya’ hingga mau menjelang waktu subuh. Sebagaimana hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam :

إِنَّ اللهَ زَادَكُمْ صَـلاَةً، فَصَلُّوْهَا بَيْنَ الْعِـشَاءِ وَالْفَجْرِ.

Artinya : “ Sesungguhnya Allah subhaanahu wa ta’alaa telah memberi kalian tambahan sholat, yaitu sholat witir. Maka sholat witirlah kalian antara waktu sholat isya’ hingga sholat subuh.

Kapan sih sebenernya Rasulullah mengerjakan sholat witir? Dari riwayat Imam Ahmad :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُوتِرُ أَوَّلَ اللَّيْلِ وَأَوْسَطَهُ وَآخِرَهُ

Artinya : “ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan sholat witir pada awal malam. Kadang-kadang di pertengahan malam. Kadang-kadang pula di akhir malam. (HR. Ahmad : shahih)

Namun dari hadits diatas, Rasulullah lebih sering mengerjakan sholat diwaktu sepertiga malam terakhir.

Terntunya yang paling utama adalah pada akhir malam. Diriwayatkan dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wassallam bersabda :

مَنْ خَافَ أَنْ لاَ يَقُومَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ فَلْيُوتِرْ أَوَّلَهُ وَمَنْ طَمِعَ أَنْ يَقُومَ آخِرَهُ فَلْيُوتِرْ آخِرَ اللَّيْلِ فَإِنَّ صَلاَةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَشْهُودَةٌ وَذَلِكَ أَفْضَلُ

Artinya : “ Barangsiapa yang khawatir tidak akan sanggup bangun pada akhir malam, hendaknya ia berwitir pada permulaan malam. Dan barangsiapa yang merasa sanggup bangun pada akhir malam, hendaknya ia berwitir pada akhir malam itu. Sebab mengerjakan sholat pada akhir malam itu disaksikan malaikat yang demikian itu lebih utama. (HR. Muslim)

2. Jumlah Raka’at

Dalam jumlah raka’at sholat witir adalah paling minimal 1 raka’at bisa tiga raka’at, lima raka’at atau tujuh raka’at.

Apakah kalian mengenal Sa’ad bin Abi Waqash?

Nah Sa’ad bin Abi Waqash radhiyallahu ‘anhu merupakan sahabat Nabi yang mengerjakan sholat witir satu raka’at setelah sholat isya’ di Masjid Nabawi.

Ia pernah ditanya, Engkau hanya mengerjakan satu raka’at saja dan tidak menambahnya? . Sa’ad menjawab, ” Iya “, karena aku pernah mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam bersabda :

الَّذِى لاَ يَنَامُ حَتَّى يُوتِرَ حَازِمٌ

Artinya : “ Orang yang tidak tidur dulu sebelum berwitir adalah orang yang suka berhati-hati. (HR. Ahmad : hasan)

3. Tata Cara

Dalam mengerjakan shalat witir, boleh dikerjakan dua rakaat-dua rakaat kemudian diakhiri dengan satu rakaat, dengan masing-masing satu tasyahud dan satu kali salam. Boleh pula keseluruhan rakaat sekaligus dengan satu kali salam.

Nah untuk tiga rakaat atau lebih dengan sekali salam ini, boleh dengan dua tasyahud sekali salam, boleh pula hanya dengan satu tasyahud di rakaat terakhir saja, sebagaimana hadits dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ بِسَبْعٍ أَوْ بِخَمْسٍ لَا يَفْصِلُ بَيْنَهُنَّ بِتَسْلِيمٍ

Artinya : “ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berwitir tujuh atau lima rakaat secara bersambung dan tidak dipisahkan dengan salam. (HR. An Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

Juga hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُصَلِّى مِنَ اللَّيْلِ ثَلاَثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً يُوتِرُ مِنْ ذَلِكَ بِخَمْسٍ لاَ يَجْلِسُ فِى شَىْءٍ إِلاَّ فِى آخِرِهَا

Artinya : “ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan sholat malam 13 rakaat, termasuk di dalamnya sholat witir lima rakaat. Beliau tidak duduk tasyahud kecuali pada rakaat yang terakhir. (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Surah yang Dibaca

Setelah membaca surat Al Fatihah, boleh membaca ayat mana pun dari Al Qur’an. Sebagaimana kata Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu : “ Di dalam Al-Quran itu tidak ada yang dapat diabaikan. Oleh sebab itu, dalam sholat witir engkau boleh membaca ayat Al-Quran yang engkau sukai.

Namun jika sholat witirnya tiga rakaat, disunnahkan membaca surat Al A’la pada rakaat pertama dan surat Al Kafirun pada rakaat kedua. Sedangkan pada rakaat ketiga membaca surat Al Ikhlas, surat Al Falaq dan surat An Nas.

Nah surah yang terkutip atas berdasarka hadits yang diriwayatkan Abu Dawud dan An Nasa’i dari Ubai bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu.

Baca Juga : Doa Memakai Pakaian (Bacaan Doa Arab, Latin dan Terjemahan Artinya)

Keutamaan Sholat Witir

Keutamaan Sholat Witir

Sholat witir juga memiliki banyak keutamaan atau fadhilah. Nah keutamaannya tersebut bisa kita ketahui melalui sejumlah hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam.

1. Amal Yaumiyah Rasulullah

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam selalu menganjurkan kepada kita untuk melaksanakan sholat witir. Karena didalamnya terdapat banyak keutamaan dari sholat sunnah ini.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam selalu rutin melakukan sholat witir di akhir malam setelah bangun dari tidur. Sholat witir adalah amalan yaumiyah Baginda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam.

Bukti bahwa sholat witir adalah amalan yaumiyah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam. Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu :

الْوِتْرُ لَيْسَ بِحَتْمٍ كَهَيْئَةِ الْمَكْتُوبَةِ وَلَكِنَّهُ سُنَّةٌ سَنَّهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya : “ Witir bukan keharusan seperti sholat wajib kalian, akan tetapi ia adalah sunnah yang biasa dilakukan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam. (HR. An-Nasa’i dan Tirmidzi : shahih lighairihi)

2. Allah Mencintai Witir

Allah subhaanahu wa ta’alaa mencintai yang witir. Karenanya, sholat dengan raka’at witir ini pun dicintai-Nya.

Dan orang yang mengamalkan sholat sunnah ini juga akan dicintai-Nya. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassallam :

وَإِنَّ اللَّهَ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ

Artinya : “ Sesungguhnya Allah itu witir, mencintai yang witir. (HR. Muslim)

3. Amalan Ahli Al-Quran

Para ahli Quran di kalangan sahabat adalah mereka yang hafal Al-Quran dan sangat komitmen untuk mengamalkan serta mendakwahkannya.

Ahli Quran adalah sahabat-sahabat yang utama. Salah satu amalan mereka adalah sholat witir ini, agar Allah subhaanahu wa ta’alaa semakin mencintainya.

إِنَّ اللَّهَ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ فَأَوْتِرُوا يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ

Artinya : “ Sesungguhnya Allah itu witir, mencintai witir, maka lakukanlah sholat witir wahai ahli Al-Quran. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah : shahih)

يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ أَوْتِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ

Artinya : “ Wahai ahli Al-Quran, lakukanlah sholat witir. Karena sesungguhnya Allah Azza wa jalla itu witir, mencintai yang witir. (HR. An-Nasa’i dan Ibnu Majah : shahih)

4. Sangat Ditekankan Rasulullah

Sholat witir ini sangatlah ditekankan kepada para sahabat beliau. Nah ketika menganjurkan sholat ini, beliau mengulangi penyebutannya.

Sebagaimana dalam hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wassallam :

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ زَادَكُمْ صَلاَةً صَلُّوهَا فِيمَا بَيْنَ صَلاَةِ الْعِشَاءِ إِلَى صَلاَةِ الصُّبْحِ الْوَتْرُ الْوَتْرُ

Artinya : “ Sesungguhnya Allah Azza wa jalla menambahkan satu sholat kepada kalian. Maka lakukanlah sholat tersebut diantara sholat isya’ dan sholat subuh, yaitu sholat witir, sholat witir. (HR. Ahmad : shahih)

5. Diwasiatkan Dikerjakan Setiap Hari

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :

أَوْصَانِى خَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- بِثَلاَثٍ بِصِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَرْقُدَ

Artinya : “ Kekasihku (Muhammad) shalallahu ‘alaihi wassallam mewasiatkan kepadaku tiga perkara ; puasa tiga hari setiap bulan, sholat dhuha dua raka’at dan sholat witir sebelum tidur. (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikianlah penjelasanya mengenai doa sholat witir, niat sholat witir, waktu sholat witir, tata cara sholat witir dan keutamaan sholat witir.

Nah semoga dengan adanya artikel ini dapat membuat kalian lebih semangatt kembali dalam beribadah kepada Allah subhaanahu wa ta’alaa.

Semoga Bermanfaat, jangan lupa di share biar semuanya tau agar menjadi amal jariyyah kita di yaumil akhir kelak. Aamiin Aamiin Allahumma Aamiin…🤲

Tinggalkan komentar