Doa Nabi Musa

Doa Nabi Musa – Pernahkah Anda ketika maju di depan dalam rangka berpidato atau kultum, kemudian grogi mau ngomong apa? Nah masalah ini juga bisa jadi fobia bagi seseorang.

Karena hal ini bisa jadi diakibatkan oleh kurangnya persiapan dan kurang percaya serta takut salah dalam penyampaiannya nanti. Didalam Islam Allah subhaanahu wa ta’alaa punya cara terbaik untuk membantu kita dalam hal apapun.

Nah berikut ini penjelasan tentang doa Nabi Musa. Mulai dari bacaan doa, keutamaannya, cara mengamalkannya dan lain-lain.

Sekilas Tentang Nabi Musa ‘alaihi salam

sekilas tentang nabi musa

Nabi Musa ‘alaihi salam merupakan salah satu anak Nabi Imran dari keturunan Nabi Ya’qub ‘alaihi salam dan beliau adalah saudara Nabi Harun ‘alaihi salam.

Allah mengutus Nabi Musa pada masa pemerintahan Fir’aun di Mesir. Beliau diutus untuk membebaskan kaum Bani Israel dari penindasan bangsa Mesir yang dipimpin oleh Fir’aun.

Nabi Musa ‘alaihi salam merupakan salah satu Nabi yang namanya sering disebutkan dalam Al-Quran. Nama beliau disebutkan sebanyak 136 kali dan termasuk dalam golongan Nabi dan Rasul Ulul Azmi.

Beliau diberi julukan Kalimullah, karena pernah berbicara dengan Allah. Dan perantara dalam mengajarkan tauhid serta pengampunan dosa bagi Bani Israel.

Kitab Tauratnya membawa ajaran tauhid kepada Allah sama seperti nabi-nabi sebelum datangnya agama Nasrani.

Ia tidak hanya disebut di dalam Al Qur’an, tapi juga dikenal oleh kaum yahudi dan Nasrani dalam kitab mereka masing-masing. Beliau juga dikenal dengan nama Moses, Musse, atau Moseh. Nah ini sekilas tentang Nabi Musa ‘alaihi salam.

Baca Juga : Doa Nabi Sulaiman Lengkap (Bacaan Doa Arab Latin, Kisah dan Manfaatnya)

Doa Nabi Musa

Nah berikut ini beberapa kumpulan doa yang pernah dipanjatkan Nabi Musa ‘alaihi salam ketika beliau terhimpit masalah.

1. Doa agar Dimudahkan Segala Urusan

doa nabi musa

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ يَفْقَهُوْ قَوْلِيْ

Robbis-rohli shodri, wa-yassirlii amri, wahlul ‘uqdatam mil-lisaanii, yafqohuu qoulii.

Artinya : “ Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, Dan mudahkanlah untukku urusanku, Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku. (Al-Quran surah Thaha : 25-28)

2. Doa Memohon Ampun

doa nabi musa

قَالَ رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Qaala rabbi innii zalamtu nafsii faghfirlii fa ghafara lah, innahu huwal-ghafurur-fahiim.

Artinya : “ Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku. Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah, Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Quran surah Al-Qashash : 16)

3. Doa Meminta Kebaikan

doa nabi musa

فَسَقَىٰ لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّىٰ إِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Fa saqaa lahumaa summa tawallaa ilaz-zilli fa qaala rabbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqiir.

Artinya : “ Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku. (Al-Quran surah Al-Qashash : 24)

4. Doa agar Terhindar dari Fitnah

doa nabi musa

فَقَالُوا عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ. وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Fa qaalu ‘alallaahi tawakkalnaa, rabbanaa laa raj’alnaa fitnatal lil-qoumiz-zalimiin. Wa najjinaa birahmatika minal-qoumil-kaafiriin.

Artinya : “ Kepada Allah lah kami bertawakal! Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim. Dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir. (Al-Quran surah Yunus : 85-86)

5. Doa Meminta Petunjuk

doa nabi musa

ِفَخَرَجَ مِنْهَا خَائِفًا يَتَرَقَّبُ ۖ قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِين. وَلَمَّا تَوَجَّهَ تِلْقَاءَ مَدْيَنَ قَالَ عَسَىٰ رَبِّي أَنْ يَهْدِيَنِي سَوَاءَ السَّبِيل

” Fa kharaja min-haa khaa ifay yataraqqabu qaala rabbi najjinii minal-qoumil-zaalimiin. Wa lammaa tawajjaha tilqaa a madyana qaala ‘asaa rabbii ay-yahdinayii sawaa a sabiil.

Artinya : “ Maka keluarlah dia (Musa) dari kota itu dengan rasa takut, waspada (kalau ada yang menyusul atau menangkapnya), dia berdoa, ‘Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang dzalim itu. Dan tatkala ia menghadap kejurusan negeri Madyan ia berdoa (lagi): mudah mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar. (Al-Quran surah Al-Qashash : 21-22)

Manfaat Doa Nabi Musa

manfaat doa

Kumpulan doa nabi musa beserta arab, latin, arti (lengkap) yang diamalkan oleh Nabi Musa sangatlah banyak memiliki manfaat. Apabila dilihat berdasarkan artinya, doa-doa tersebut banyak mengandung permintaan kepada Allah subhaanahu wa ta’alaa.

Selain hal tersebut, apabila Anda memanjatkan doa tersebut dengan sungguh-sungguh, maka doa-doa yang Anda panjatkan adalah sebagai berikut:

  1. Doa-doa Nabi Musa memberikan kemudahan serta melapangkan segala kesulitan yang Anda alami saat ini.
  2. Doa-doa Nabi Musa dapat mempermudah jalan Anda dalam mendapatkan semua urusan yang rumit untuk dapat dipecahkan. Selanjutnya Allah akan memberikan jalan tengah dari segala permasalahan yang ada. Doa tersebut akan cepat terkabul apabila Anda memanjatkannya dengan sungguh-sungguh.
  3. Doa Nabi Musa dalam kumpulan doa nabi musa beserta arab, latin, arti (lengkap) dapat melapangkan hati orang yang mengamalkannya, sehingga bisa berdakwah dengan baik kepada masyarakat.
  4. Doa Nabi Musa memiliki manfaat untuk dapat meluluhkan hati lawan bicara ketika sedang berbincang dengan orang lain, seperti orang yang mempunyai ilmu serta pengetahuan lebih luas dan dihormati banyak orang.
  5. Kumpulan doa nabi musa beserta arab, latin, arti (lengkap) dapat menambah tingkat kepercayaan diri sendiri apabila diamalkan dengan ikhlas, misalnya percaya diri ketika sedang berbicara di depan umum yang membutuhkan konsentrasi tinggi seperti presentasi atau orasi.

Misalnya pada saat Anda akan menjalankan sidang skripsi ataupun wawancara pekerjaan. Hal ini memiliki tujuan supaya Anda dapat Allah selamatkan dari ucapan yang tidak bermanfaat ataupun ucapan-ucapan yang salah.

Dengan mengamalkan doa Nabi Musa tentu bisa Anda supaya lawan bicara Anda dapat memahami apa yang Anda sampaikan dan akan apa yang Anda bahas.

Cara Mengamalkan Doa Nabi Musa

cara mengamalkan doa

Lantas, bagaimana sih cara mengamalkan doa ini? biasanya doa ini dibaca pada saat orang dalam keadaan seperti apa?

Untuk Anda yang penasaran cara mengamalkan doa ini, yuk langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini.

  • Untuk Memudahkan Segala Urusan yang Sedang Terjadi

Saat Anda menghadapi segala macam urusan, maka bacalah doa ini. doa ini bisa Anda baca setelah melaksanakan Salat fardhu maupun pada saat shalat Hajat. Lakukan dan baca terus doa ini hingga Anda berhasil menemukan titik terang dari semua permasalahan yang sedang dihadapi.

  • Untuk Meluluhkan Hati dari Lawan Bicara

Jika Anda akan melakukan sebuah presentasi maupun pidato di muka umum, ada baiknya untuk membaca doa ini sebelum urusan Anda dilakukan. Tujuannya adalah agar Anda di mudahkan dalam mengucapkan kalimat sehingga terhindar dari kalimat yang tidak bermanfaat.

Tidak hanya itu saja, dengan membaca doa ini, maka rasa percaya diri Anda juga akan semakin bertambah. Sebab Allah akan senantiasa bersama dengan Ana saat Anda berada di depan umum.

Di sisi lain, doa Nabi Musa ini juga bisa dibaca agar suami dapat mendengar serta perkataan istrinya atau sebaliknya. Intinya doa ini akan memudahkan Anda dalam menghadapi segala urusan.

Makna Doa Nabi Musa

makna doa nabi musa

Makna dari kumpulan doa nabi musa beserta arab, latin, arti (lengkap) dapat dijelaskan dalam kita tafsir Syaikh As Sa’di ra seperti berikut ini:

رَبِّ اشْرَحْ لِى صَدْرِي

Artinya : “ Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku.

Ayat tersebut memiliki makna bahwa sebagai seorang muslim yang mengamalkan doa Nabi Musa meminta untuk dilapangkan hatinya. Serta meminta untuk selalu dijaga sagala perbuatan serta perkataannya untuk tidak menyakiti orang lain.

Dan untuk meminta supaya hatinya jangan sampai dipersempit sehingga akan sulit mendapatkan petunjuk atau hidayah dari Allah subhaanahu wa ta’alaa.

Sebagaimana Allah subhaanahu wa ta’alaa pernah berkata kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لاَنْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

Artinya : “ Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. (Al-Quran surah Ali Imron : 159).

Hal tersebut memiliki arti bahwa, sangat diharapkan seseorang yang sedang mendengarkan dakwah bisa menerimanya dengan sikap yang lemah lembut dan hati yang lapang. Sebagaimana penggalan ayat berikut:

وَيَسِّرْ لِى اَمْرِي

Artinya : “ Dan mudahkanlah untukku urusanku.

Penggalan ayat tersebut dalam kumpulan doa nabi musa beserta arab, latin, arti (lengkap) memiliki arti terkait permohonan untuk dapat dimudahkan dalam setiap urusan serta pada setiap jalan kehidupan supaya selalu mendapatkan ridho dari Allah subhaanahu wa ta’alaa.

Dan supaya orang yang mengamalkannya mendapatkan kemudahan dalam setiap kesulitan yang sedang terjadi pada dirinya. Maksud dimudahkan dalam hal ini yaitu dimudahkan dalam setiap urusan, atau dapat pula diartikan sebagai bentuk memperoleh kemudahan dalam berbagai pintu kehidupan.

Beberapa kemudahan yang dimaksud yaitu kemudahan dalam menyampaikan sesuatu kepada orang lain supaya lawan bicara Anda tidak salah pengertian atas apa yang Anda ucapkan.

Sehingga orang tersebut dapat memahami, menerima serta meresapi inti dari apa yang Anda sampaikan. Hal tersebut sangatlah penting supaya apa yang Anda sampaikan dapat lebih mudah untuk dipahami serta tidak menyebabkan salah faham.

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِّسَانِى يَفْقَهُوا قَوْلِى

Artinya : “ Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.

Dikisahkan pula bahwa Nabi Musa Alaihi Sallam mempunyai kecacatan yang diakibatkan oleh karena kecelakaan yang terjadi pada dirinya ketika masih kecil, yaitu rasa kaku di lidahnya. Hal tersebut diakibatkan oleh karena Nabi Musa pernah memakan bara api ketika masih kecil.

Namun dengan Rahmat Allah, Nabi Musa dapat diselamatkan dari intaian Raja Fir’aun yang ingin sekali membunuh Nabi Musa. Akibat lidah yang kaku membuat apa yang Nabi Musa katakana sulit untuk dapat difahami oleh yang mendengarnya.

Dalam kumpulan doa nabi musa beserta arab, latin, arti (lengkap) Kisah tersebut adalah yang disampaikan oleh para ahli tafsir, yang mana sesuai dengan firman Allah subhaanahu wa ta’alaa dalam Al Quran yang mengatakan bahwa:

وَاَخِى هَارُونُ هُوَ اَفْصَحُ مِنِّى لِسَانًا

Artinya : “ Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku. (Al-Quran surah Al-Qashshas :34).

Sebab kekurangannya tersebut, Nabi Musa selalu memohon pertolongan kepada Allah subhaanahu wa ta’alaa supaya dilepaskan dari kekakuan lidahnya dan kekurangannya sehingga Raja Fir’aun serta para pengikutnya dapat mengerti apa yang Nabi Musa sampaikan.

Sehingga pada akhirnya Allah subhaanahu wa ta’alaa mengabulkan doa Nabi Musa tersebut, serta membuat Nabi Musa dapat lancer dalam menyampaikan sesuatu. Sungguh betapa Allah maha pengampun serta maha pengabul doa untuk hamba-Nya.

Untuk itu sudah barang tentu hanya kepada Allah saja tempat untuk memohon pertolongan serta meminta segala sesuatu terkait apa yang Anda ingin dapatkan. Ketika sedang berada dalam kesedihan, kesempitam dan kesusahan, maka sudah tentu hanya kepada Allah tempat mengadu.

Anda harus memiliki kayakinan yang kuat bahwa Allah maha mendengar, sehingga mustahil apabila ada doa yang tidak didengar olehnya. Karena untuk setiap doa yang dipanjatkan kepada Allah adalah doa yang bermanfaat sudah pasti akan Allah kabulkan atau akan Allah ganti dengan yang lebih baik.

Sehingga sangat tidak mungkin apabila seorang hamba yang memohon kepada Allah kembali dengan kesedihan.

Untuk itu Anda jangan sampai memiliki sifat putus asa dan harus selalu senantiasa berdoa serta memohon kepada Allah serta Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam :

اِنَّ رَبَّكُمْتَبَارَكَ وَتَعَالَى حَيِىٌّ كَرِيْمٌ يَسْتَحْيِى مِنْ عَبْدِهِ اِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ اِلَيْهِ اَنْ يَرُدَّ هُمَا صِفْرًا

Artinya : “ Sesungguhnya Rabb kalian tabaroka wa ta’ala maha pemalu lagi maha mulia. Dia malu terhadap hamba Nya, jika hamba tersebut menengadahkan tangan kepada Nya, lalu kedua tangan tersebut kembali dalam keadaan hampa.

Baca Juga : Doa Niat Zakat Fitrah (Bacaan Doa Arab Latin, Hukum dan Waktu pembayaran)

Kisah Nabi Musa ‘alaihi salam

Dalam kumpulan doa nabi musa beserta arab, latin, arti (lengkap) Anda harus mengetahui adanya cerita apa yang ada di balik Doa Nabi Musa ini. Nabi Musa adalah seorang Nabi yang diutus untuk bangsa Israel ataupun kaum Yahudi.

Saat kekuasaan Raja Fir’aun, Nabi Musa ‘alaihi salam diutus oleh Allah subhaanahu wa ta’alaa untuk dapat menyadarkan Fir’aun dari semua sifat dholim yang ada dalam dirinya terhadap masyarakat Yahudi.

Yang mana ketika itu Allah subhaanahu wa ta’alaa berfirman dalam surat At Thaha ayat ke 24 yang berbunyi:

اذْهَبْ اِلَى فِرْ عَوْنَ اِنَّهُ طَعُى

Artinya : “ Pergilah kepada Fir’aun, sesungguhnya ia telah melampaui batas. (Al-Quran surah At Thaha : 24)

Salah satu ayat dari kumpulan doa nabi musa beserta arab, latin, arti (lengkap) tersebut menunjukkan bahwa sifat dari Raja Fir’aun ini adalah sebagai seorang Raja yang begitu dzalim.

Yang mana dalam berkuasa, Fir’aun melampaui batas dengan menganggap bahwa dirinya adalah Tuhan.

Sehingga Raja Fir’aun beranggapan bahwa dirinya wajib untuk disembah oleh masyarakat. Fir’aun telah membuat kerusakan di muka bumi, menindas penduduk yang lemah, para kaum fakir, bahkan dirinya berjalan dengan angkuh dan sombong di muka bumi ini.

Kekufuran Fir’aun yang sangat melampaui batas adalah ketika menyebut dirinya sebagai Tuhan yang wajib disembah. Sehingga kekufurannya mengakibatkan kebinasaan yang luar biasa.

Namun dengan rahmat Allah subhaanahu wa ta’alaa. Fir’aun tidak langsung mendapatkan adzab, akan tetapi terlebih dahulu Allah memberi peringatan, sehingga diutuslah Nabi Musa untuk dapat memberikan peringatan kepada Fir’aun.

Tugas tersebut adalah sebuah tugas yang cukup berat, sebab Nabi Musa diutus untuk dapat memberikan peringatan kepada Fir’aun. Sebagai Raja Fir’aun sangat ditakuti oleh rakyatnya, bahkan dari rakyatnya tidak ada yang berani menentang perintah Fir’aun.

Sehingga hal tersebut juga yang membuat beban Nabi Musa semakin berat untuk segera menyelesaikan tugasnya sebagai Nabi.

Akan tetapi, Nabi Musa tidaklah sendiri, melainkan ditemani serta dibantu oleh saudaranya yaitu Nabi Harun dalam menjalankan tugas tersebut.

Hingg suatu hari dikisahkan bahwa Nabi Musa menghadap kepada Fir’aun serta memberikan peringatan dari Allah subhaanahu wa ta’alaa supaya Fir’aun segera sadar dan bertaubat kepada Allah subhaanahu wa ta’alaa.

Pada kesempatan tersebutlah nabi Musa meminta supaya Fir’aun dapat mendengar apa yang disampaikan Nabi Musa.

Meskipun risikonya adalah dibunuh, Nabi Musa akan selalu berani serta tegas dalam menjalankan pemerintahan Tuhannya, yaitu Allah subhaanahu wa ta’alaa dengan melalui doa-doa yang Nabi Musa panjatkan.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai doa Nabi Musa beserta bacaan arab, latin terjemahan arti, makna dan kisah dari Nabi Musa ‘alaihi salam. Semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan semangat dalam beribadah kepada Allah subhaanahu wa ta’alaa.

Tinggalkan komentar