Pengertian Dioda Bridge

Pengertian Dioda Bridge – Apakah kalian tau apa itu Pengertian Dioda Bridge? Mungkin bagi kalian yang sama sekali belum mengetahui atau baru masuk kejurusan ini.

Nah Disini kami akan membahas Pengertian Dioda Bridge. Maka dari itu, Simak baik-baik yaa😊.

Pengertian Dioda Bridge

pengertian dioda bridge
alibaba.com

Dioda Bridge (Bridge Diode) atau dalam bahasa Indonesia Dioda Jembatan. Nah Dioda Bridge merupakan jenis Dioda yang berfungsi sebagai penyearah arus bolak-balik (Alternating Current/AC) menjadi arus searah (Direct Current/DC).

Pada dasarnya, Dioda Bridge merupakan susunan dari empat buah Dioda yang dirangkai dalam konfigurasi rangkaian jembatan (Bridge) yang dikemas menjadi satu perangkat komponen yang berkaki empat.

Dua kaki terminal dipergunakan sebagai Input untuk tegangan atau arus listrik AC (bolak balik).

Sedangkan dua kaki terminalnya lagi adalah terminal Output yaitu Terminal Output Positif (+) dan Terminal Output Negatif (-).

Dioda Bridge merupakan komponen untuk penyearah gelombang penuh (Full Wave Rectifier) ini adalah penyearah yang sering digunakan dalam rangkaian Pencatu Daya (Power Supply).

Karena kinerjanya yang lebih dengan ukuran lebih kecil dan juga biayanya relatif murah.

Baca Juga : Pengertian Op-Amp, Fungsi, Bentuk & Simbol dan Karakteristik Op-Amp

Bentuk dan Simbol Dioda Bridge

Berikut ini gambar bentuk dan simbol dari Dioda Bridge (Dioda Jembatan) :

bentuk dan simbol dioda bridge
cerdika.com

Cara Kerja Dioda Bridge

Dalam penggunaannya, fungsi Dioda ialah sebagai penyearah gelombang AC menjadi DC dan biasa dikenal dengan istilah tegangan ambang.

Tegangan ambang Dioda Bridge merupakan beda tegangan minimal antara Anoda dan Katoda. Sehingga nantinya Dioda pun bisa berhasil menghantarkan arus listrik.

Pada setiap jenis Dioda tegangan ambangnya bisa berbeda, karena material penyusunnya. Apakah itu berupa Germaniun atau Silikon.

Jika Dioda terbuat dari Silikon, tegangan ambangnya sekitar 0,7 volt. Sedangkan Dioda yang terbuat dari germanium memiliki tegangan ambang 0,3 volt.

Jadi kesimpulannya, Dioda Bridge hanya bisa melewatkan arus listrik satu arah dalam mode meneruskan bias.

Tidak berbeda jauh dengan komponen-komponen elektronik lainnya. Dioda Bridge tentu mempunyai batasan-batasan dalam penggunaannya baik itu tegangan ataupun arusnya.

Prinsip Kerja Dioda Bridge

prinsip kerja dioda bridge
cerdika.com

Prinsip kerja Dioda Bridge pada dasarnya sama dengan empat buah Dioda penyearah biasa yang disusun dalam rangkaian jembatan.

Cara kerjanya juga sama dengan cara kerja Penyearah Gelombang Penuh (Full Wave Rectifier). Seperti gambar diatas.

Keempat Dioda yang diberi label D1, D2, D3 dan D4 disusun secara seri berpasangan dengan dua Dioda saja yang lewat arus satu sisi sinyal atau arus setengah siklus gelombang (Half Cycle).

Pada saat sisi sinyal positif (+) diberikan ke Input-1 dan sinyal negatif (-) diberikan ke Input-2 Dioda Bridge, rangkaian internal D1 dan D2 akan berada dalam kondisi Forward Bias.

Jadi, melewatkan sinyal positif tersebut, sedangkan D3 dan D4 akan ada dalam kondisi Reverse Bias yang menghambat sinyal sisi negatifnya (lihat gambar (a) diatas).

Kemudian, pada saat sinyal berubah jadi sinyal negatif (-) yang diberikan ke Input-1 dan sinyal positif (+) ke Input-2 Dioda bridge.

Maka D3 dan D4 akan berubah juga jadi kondisi Forward Bias yang melewatkan.

Sedangkan, D1 dan D2 jadi reverse bias yang menghambat sinyal sisi negatif (lihat gambar (b) diatas).

Hasil dari Penyearah gelombang penuh yaitu seperti yang bisa Anda lihat di gambar (c) diatas.

Kelebihan dan Kekurangan Dioda Bridge

Setiap Dioda pasti ada yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Nah berikut ini kelebihan dan kekurangan dari Dioda Bridge (Dioda Jembatan).

Kelebihan Dioda Bridge :

  1. Full Wave Rectifier yaitu sebuah Dioda Bridge mampu menghasilkan arus DC dengan gelombang Full Wave. Gelombang tersebut lebih unggul dan lebih baik, jadi lebih efisien dibanding dengan gelombang Half Wave.
  2. Dioda Bridge memungkinkan pemasangan heatsink yang lebih besar dan lebih mudah.
  3. Dioda Bridge jauh lebih mudah dalam pemasangan. Nggak perlu skill khusus buat menangani polaritas. Seluruh polaritas dan input udah tertera dalam Dioda. Jadi nggak perlu terlalu banyak melakukan rancangan.
  4. Harga komponen Dioda Bridge jauh lebih murah dari Dioda Stud yang besar. Perbandingan harga Dioda Bridge dengan Dioda Stud buat full wave sampai 2x lipat.
  5. Harga trafo yang dipakai lebih murah. Dengan memakai trafo non center tap trafo ini udah mampu menghasilkan arus yang besar dengan ukuran lebih kecil.
  6. Dioda Bridge lebih mudah ditemukan dibanding dengan Dioda Stud yang berukuran besar.

Kekurangan Dioda Bridge :

  1. Adanya rugi tegangan berlapis yaitu sebesar 1.4V (2 x0.7V) yang disebabkan oleh penggunaan dua Dioda secara seri.
  2. Penyearah dengan sistem jembatan juga nggak cocok untuk membuat Power Supply dengan output tegangan ganda.

Cara Mengukur Dioda Bridge

Sebenarnya, cara mengukur Dioda Bridge nggak jauh beda dari cara mengukur Dioda Biasa. Cuma Anda harus tahu susunan kaki-kakinya.

Caranya Mudah kok, berikut ini :

  1. Pertama, gunakan Multitester atau Avometer dan set ke satuan ohm dan letakkan probe merah pada kaki dengan simbol (+). Dan probe hitam pada kaki dengan simbol.
  2. Setelah itu, amati Display Avometer, kalo jarum bergerak, maka Dioda Bridge normal alias nggak rusak dan kalo probe dibalik. Maka jarum tidak akan bergerak, kalau jarum bergerak maka Dioda Bridge rusak.

Baca Juga : Pengertian Memori Semikonduktor, Jenisnya, Kelebihan dan Kekurangannya

Tips Menggunakan dan Membeli Dioda

Nih, berikut ini ada beberapa tips ketika Anda membeli atau menggunakan Dioda Bridge atau jenis yang lain, simak yaa sayang😊:

  1. Perhatikan buat memberikan spare saat membeli dioda.
  2. Penggunaan dioda bridge sebaiknya memperhatikan besar amper yang tersedia.
  3. Jangan memakai dioda dengan amper dibawah amper jaringan atau trafo. Karena bisa menyebabkan kerusakan pada dioda bridge.

Sebutan atau Nama Lain Dioda Bridge

Dioda Bridge dikenal dengan banyak sebutan baik itu resmi ataupun nggak resmi. Nah berikut ini sebutannya :

  • Dioda Bridge
  • Dioda Kotak
  • Dioda Kiprok
  • Dioda Sisir
  • Dioda Modul

Nah demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Dioda Bridge, Fungsi, Cara Kerja, Kelebihan & Kekurangannya.

Semoga denganadanya artikel ini dapat menambah wawasan kita semua. Semoga dapat bemanfaat.

Leave a Reply