Hewan Langka di Indonesia yang Terancam Punah, Wajib Dilindungi!

Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak keragaman seni dan budaya. Selain seni dan budaya, Indonesia memiliki keragaman flora dan fauna. Karena Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai banyak sekali jenis flora dan fauna. Bahkan ada yang hampir terancam punah.

Namun, sayangnya dari ribuan jenis flora dan fauna di Indonesia, hanya ada sekitar 294 spesies. Akan tetapi, Indonesia juga masuk dalam daftar spesies yang terancam punah (hewan langka) dan patut untuk dilindungi. Hewan yang terancam punah, diantaranya:

1. Harimau Sumatera

indonesianendemicanimals.blogspot.com

Di Indonesia hanya terdapat dua spesies harimau endemic, yaitu harimau Sumatera dan Bali. Namun, diantara keduanya ada yang sudah dinyatakan punah pada tahun 1937, yaitu harimau Bali.

Adapun sisa harimau Sumatera saat ini, diperkirakan 500 ekor. Sehingga menurut WWF, spesies yang merupakan satu dari enam harimau yang bertahan hidup hingga saat ini.

Warna kulit harimau Sumatera adalah yang paling gelap dari seluruh kulit harimau yang lain. Mulai dari kuning kemerah-merahan hingga orange tua. Dan bentuk tubuhnya relatif lebih kecil dibanding harimau yang lain.

Berkurangnya harimau ini, dikarenakan aktivitas pembukaan lahan, sehingga membuat mereka semakin terancam punah.

2. Orang Utan Sumatera dan Kalimantan

elshinta.com

Orang utan, baik yang hidup di daerah Kalimantan maupun Sumatera ini juga termasuk spesies yang terancam punah. Spesies orang utan sumatera merupakan yang terlangka dan lebih kecil dibandingkan orang utan kalimantan.

Populasi terakhir kalinya, orangutan sumatera mengalami penurunan hampir sebanyak 80%. Terjadinya tersebut dalam jarak waktu 1998 sampai 1999, kehilangan tersebut dilaporkan sebanyak 1000 ekor orangutan per-tahunnya.

3. Anoa

dictio.id

Sekilas dilihat, hewan ini hampir mirip seperti sapi atau kerbau. Yang membedakannya adalah bahwa ukuran sapi atau kerbau lebih besar dibandingkan anoa. Habitat asli anoa berada di daerah Sulawesi.

Kenapa anoa termasuk hewan yang terancam punah? Karena, dalam waktu 1 dekade terakhir jumlah anoa semakin menurun drastis. Diperkirakan, jumlah saat ini sekiran kurang lebih 5000 ekor yang hidup di alam bebas.

4. Monyet Hitam Sulawesi

travel.kompas.com

Monyet atau kera hitam Sulawesi atau dalam bahasa ilmiahnya disebut Macaca nigra atau biasanya sering disebut monyet yaki, wolai atau monyet berjambul.

Monyet ini juga termasuk merupakan salah satu primata yang telah terancam punah. Kera hitam Sulawesi ini semakin terancam juga keberadaannya dan langka. Bahkan oleh IUCN Redlist, bahwa hewan ini dalam golong krisis.

5. Badak Bercula Satu

greeners.co

Ada dua jenis badak yang sangat langka, yaitu Badak Jawa (bercula satu) dan Sumatera (bercula dua). Badak bercula dua ini masih diperkirakan tidak lebih dari 300 ekor.

Sedangkan badak jawa, meskipun sudah dibuatkan penangkaran di ujung kulon, Banten. Badak bercula satu terus mengalami penurunan. Data yang pernah dilaporkan, bahwa badak jawa hanya tinggal puluhan ekor saja.

6. Elang Flores

nusantarakaya.com

Elang flores merupakan jenis elang yang berukuran besar sekitar 71 sampai 82 cm yang turut memperkaya keragaman jenis burung di Indonesia. Burung ini berasal dari pulau flores, Nusa Tenggara.

Meskipun, burung ini dapat dijumpai, kecenderungan populasinya menurun, sehingga IUCN menetapkan bahwa burung ini “satu langkah menuju kepunahan”.

Ciri elang ini adalah memiliki warna tubuh bagian bawah putih, hidup di kawasan hutan dataran rendah. Jumlah individu dewasa, diperkirakan sekitar 100 pasang dengan wilayah jelajah 10.000 KM.

Dan teknik memangsa yang sering terlihat adalah berburu tenggeran dan terbang mengangkasa mengikuti atau memanfaatkan aliran udara panas.

7. Macam Tutul Jawa

dw.com

Macan tutul mempunyai dua jenis variasi, yaitu macam tutul berwarna terang dan hitam atau biasanya yang dikenal dengan macam kumbang. Diantara keduanya, yang membedakan adalah warnanya, akan tetapi subspesies sama.

Macan tutul jawa ini mulai mengalami penurunan dikategorikan dalam status “Critically Endangered“. Macan tutul jawa yang masih hidup berjumlah sekitar kurang lebih 300 ekor di habitatnya.

8. Cendrawasih Botak

jenisfaunaindonesia.web.id

Tak hanya keindahan pulau saja, bahkan Raja Ampat memiliki hewan yang amat cantik. Burung langka ini hanya ada di dua pulau kecil, yaitu Waigeo dan Batanta, kepulauan Raja Ampat.

Burung cendrawasih botak ini memiliki bulu yang indah berwarna merah dan hitam, dengan tengkuk kuning mulut hijau terang. Kakinya berwarna biru, dan mempunyai hiasan di ekornya berupa dua bulu panjang yang melingkar.

9. Burung Bidadari Halmahera

news.malutpost.co.id

Burung bidadari Halmahera berasal dari Maluku Utara. Biasanya burung ini dapat kita jimpai di pulau Halmahera dan pulau Bacan. Burung bidadari Halmahera ini masih termasuk golongan cendrawasih yang berukuran sedang sekitar 28 cm.

Burung ini memiliki kombinasi warna yang indah, yaitu warna coklat, hijau, dan warna zaitun. Makanannya, biasanya terdiri dari atropodo, seranggan dan buah-buahan.

10. Komodo

thesun.co.uk

Siapa sih yang gak kenal dengan kadal terbesar di dunia ini? Kadal yang memiliki panjang sekitar 3 meter dan berat mencapai 70 Kg. Komodo jantan lebih besar dari pada komodo betina.

Sekarang, habitat komodo sendiri telah menurun akibat ulah manusia dan komodo termasuk spesies yang rentan terhadap kepunahan. Sekarang, kadal besar ini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia di sebuah taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara.

11. Simakobu (Sejenis Monyet)

indonesianendemicanimals.blogspot.com

Simakobu hewan asli Indonesia merupakan sejenis monyet yang berhidung pesek dan populasinya sangat memprihatinkan, sehingga orang jarang mengenalnya.

Simakobu merupakan salah satu monyet pemakan daun yang mempunyai ekor seperti ekor babi, mempunyai hidung tumpul atau pesek. Monyet termasuk kategori sebagai spesies yang tingkat keterancaman tinggi.

12. Tarsius Siau

en.wikipedia.org

Tarsius siau adalah primata kecil dengan bola mata yang besar dan juga mempunyai kaki belakang yang sangat panjang.

Saat ini, populasi trasius siau mengalami penurunan terhadap spesies dan habitatnya. Karena itu, dipengaruhi oleh faktor-faktor baik, dari luar (eksternal) mapun dalam (internal). Yang faktor dari luar (eksternal) ialah lingkungan, iklim, dan predator.

13. Kakaktua Jambul Kuning

kepogaul.com

Kakaktua jambul kuning ini mulai semakin terancam kelestariannya dan menurun keberadaannya. Daerah sebaran burung ini adalah di kepulauan Sunda kecil, Bali, Timor, Sulawesi ditempat yang masih hutan-hutan primer dan sekunder.

Burung kakaktua jambul kuning yang hidup liar di daerah NTB sekarang ini, hanya tersisa 145 ekor. Bahkan, burung kakaktua jambul kuning ini telah dinyatakan hewan langka dan termasuk dalam kategori krisis. Karena jumlahnya semakin sedikit.

14. Kura-Kura Leher Ular Rote

lingkunganhidup.co

Kura-kura ini sesuai dengan namanya, yaitu kura-kura leher ular rote yang memiliki leher panjang menyerupai ular. Karena, bentuk lehernya yang panjang kura-kura ini tidak dapat menariknya ke dalam tempurungnya.

Hewan ini termasuk endemik yang hanya bisa ditemukan di pulau Rote, NTB (Nusa Tenggara Barat). Binatang ini termasuk hewan yang terancam punah, sehingga kita harus bisa menjaga dan melestarikannya.

15. Burung Trulek Jawa

jalaksuren.net

Burung trulek jawa merupakan salah satu burung yang terancam punah. Dan termasuk burung endemik jawa yang memiliki habitat khusus di wilayah rawa luas, seperti sebuah padang rumput luas yang banjir dalam keadaan musim hujan.

Masalah kepunahan burung ini, dikarenakan masalah lahan dari habitat aslinya yang dialih fungsikan menjadi wilayah agro-industry farming atau daerah budidaya ikan dan pertanian.

Tinggalkan komentar