Part 2 Perjalanan Menuju Bromo

Di pagi yang cerah, matahari menyinari seluruh isi bumi ini. Pohon-pohon bergoyang mengikuti arah tiupan sang Bayu (angin). Pagi itu, menurut saya yang sangat menyenangkan, karena saya dan kawan-kawan pondok ingin mengukir sebuah kenangan kembali, yaitu melakukan perjalanan ke salah satu wisata gunung yang indah.

GUNUNG BROMO, yak gunung bromo adalah gunung yang sangat terkenal di Indonesia dan sampai mancanegara pun gunung bromo masih bisa dikenal keindahannya. Dan itulah gunung yang akan kami taklukan lagi sesudah menaklukan Air terjun rambot moyo.

Dan kami ingin melakukan kembali perjalanan ini. Yang menurut kami menantang”hawanya”yang sangat dingin. Gak pake lama, langsung saja saya ceritakan pengalaman saya.

Pada saat itu, hari Rabu pagi kami melanjutkan ADVENTURE kami yang kedua, yaitu ke Gunung Bromo. Sekitar jam 08.00 kami berangkat dari rumah. Dengan semangat kami lakukan perjalanan itu dan penuh kegembiraan.

Perjalanan terus berlanjut, di pertengahan perjalanan kami berhenti sejenak menanyakan jalan ke Gunung Bromo, soalnya kami belom tau pasti jalan menuju bromo. Selesai bertanya ke salah seorang warga, kami melanjutkan perjalanan kembali.

Setengah perjalanan sudah kami lewati, yaitu di penanjakan bromo. Di situlah kami istirahat sejenak dan melakukan acara inti kami yaitu berfoto bareng. Setelah menikmati keindahan dari penanjakan bromo,kami melanjutkan kembali menuju ke lautan pasir, yaitu terletak di bawah penanjakan bromo.

Semangat kami semakin membara,karena tinggal sedikit lagi penaklukan kami akan terwujudkan. Dan kami semangat meskipun jalan yang berkelak-kelok seperti ular mehadang,kami terus berlanjut dan meskipun jalannya seperti air laut yang bergelombang, kami takkan menyerah dan terus melanjutkan perjalanan ini.

Tidak terasa, karena semangat kami yang sangat membara itu yang membuat kami tidak terasa sudah sampai di area lautan pasir bromo. Kami senang sekali sudah dapat menaklukan suatu perjalanan yang mengukir kembali kenangan kedua yang begitu mengagumkan, yaitu Gunung Bromo, Tengger, Probolinggo, Jawa Timur.

Ketika kami menuju di area gunung bromo. Kami kesulitan mengendarai sepeda motor, dikarenakan pasir yang sangat banyak sekali. Sehingga menimbulkan kami kesulitan mengendarai sepeda motor. Kami hampir tidak bisa mengendalikan sepeda motor. Dan disana banyak sekali kendaraan yang hampir jatuh di karenakan pasir-pasir yang menumpuk itu.

Pasir bukanlah salah halangan yang dapat membuat kami untuk menyerah begitu saja. Kami terus melanjutkan perjalanan kami sampai tujuan kami, yaitu “GUNUNG BROMO”. Alhamdulillah, kami merasa senang atas keindahan Gunung Bromo ini. Dan semua ini adalah salah satu Tanda-tanda kekuasaan ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala.

Sambil kita renungkan ayat-ayat kekuasaanAllah ini. Allah Subhanahu Wa Ta’ala, berfirman:

Artinya:“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”.(QR.Ali-Imran:190-191).

Itulah, yang dapat saya cerita  tentang pengalaman ketika menaklukan Gunung Bromo. Insyaallah jika Allah masih memberikan umur panjang, saya akan menulis kembali artikel-artikel tentang pengalaman saya atau tentang yang lain, tentang berita-berita yang bermanfaat. Amiin.

….Sekian dari saya….

 

Tinggalkan komentar